Pendahuluan
Organisasi sektor publik menggunakan sumber daya yang besar untuk menjalankan kegiatan pemerintahan dan memberikan pelayanan kepada masyarakat. Salah satu kegiatan yang sangat penting adalah pengadaan barang dan jasa. Pengadaan tidak hanya berkaitan dengan pembelian barang atau jasa dengan harga tertentu, tetapi juga berhubungan dengan kualitas, efisiensi anggaran, keberlanjutan lingkungan, kondisi sosial, dan tata kelola. Dalam perkembangan pengelolaan sektor publik, keputusan pengadaan mulai diarahkan untuk mempertimbangkan aspek sustainability. Pemerintah tidak hanya memilih barang atau jasa berdasarkan harga paling rendah, tetapi juga dapat mempertimbangkan kualitas, umur manfaat, penggunaan energi, dampak lingkungan, kondisi tenaga kerja, serta keberlanjutan pemasok. Pendekatan tersebut dikenal sebagai sustainable public procurement.



