
Muhammad Aghis Asyakandari (Manajemen dan Penilaian Properti 2024), berhasil meraih Juara 3 dalam Kompetisi Esai Nasional EXPASIGN 2026 yang diselenggarakan oleh Unit Kegiatan Mahasiswa MARS Project Politeknik Negeri Jakarta Tahun 2026. Kompetisi yang mengangkat tema “The Gen-Z Catalyst: Tech-Driven Solutions for Sustainable Business” dengan salah satu subtema, Business Innovation & Digital Transformation. Kompetisi tersebut diikuti oleh 35 Peserta dari 29 universitas berbeda dan 5 peserta di babak final. Seleksi dilakukan melalui tahap full paper, presentasi final, dan tanya jawab yang dilaksanakan secara daring pada 19 September 2026, dan pemenang diumumkan pada 20 September 2026 dengan Awarding di tanggal 26 September 2026.
Dalam kompetisi tersebut, Muhammad Aghis Asyakandari mengusulkan karya berjudul “TRENDOVA: Predictive Customer Intelligence Berbasis AI dan Big Data untuk Deteksi Dini Trend dan Preferensi Konsumen serta Mendukung Inovasi UMKM F&B.” Gagasan ini menawarkan sistem predictive customer intelligence yang mengintegrasikan sinyal dari media sosial, pencarian daring, berita digital, dan data penjualan untuk membantu UMKM makanan dan minuman mengenali perubahan minat konsumen sejak dini. TRENDOVA dirancang untuk mengidentifikasi sinyal, melakukan validasi lintas sumber, memberikan skor peluang, hingga menghasilkan rekomendasi yang dapat diterjemahkan menjadi eksperimen bisnis terbatas. Dalam pengembangannya, Aghis berfokus pada perumusan ide, konseptualisasi sistem, mekanisme kerja, serta pengembangan prototype TRENDOVA. Sistem tersebut tidak dirancang untuk mengambil alih keputusan pemilik usaha, melainkan menjadi alat bantu yang menyaring dan mengolah bukti sehingga pelaku UMKM memperoleh waktu lebih awal untuk menguji suatu peluang sebelum melakukan komitmen sumber daya yang lebih besar.
Peraihan Juara 3 menjadi salah satu pengalaman penting bagi Aghis dalam mengembangkan gagasan berbasis teknologi dan bisnis. Kompetisi ini tidak hanya menjadi ruang untuk menguji kualitas ide, tetapi juga memberikan pengalaman dalam mempertahankan gagasan melalui presentasi dan sesi tanya jawab di hadapan dewan juri. Proses tersebut menjadi kesempatan untuk menguji sejauh mana konsep TRENDOVA dapat dijelaskan secara sistematis, mulai dari permasalahan, mekanisme solusi, hingga kelayakan implementasinya.
[Red. Muhammad Aghis Asyakandari]
