Pasar modal Indonesia tengah menghadapi tekanan besar menyusul rencana Morgan Stanley Capital International (MSCI) untuk menurunkan status Indonesia dari emerging market menjadi standalone market paling lambat Juni 2027. Wacana tersebut memicu kekhawatiran investor dan mendorong aksi jual saham secara masif. Kondisi ini tidak hanya berdampak pada pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG), tetapi juga menimbulkan pertanyaan mengenai transparansi, penegakan hukum, dan kredibilitas tata kelola pasar modal Indonesia.
SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi
Dana pihak ketiga adalah dana yang dibentuk oleh bank yang berasal dari mayarakat yang surplus dana khususnya berjangka pendek, dan konsekuensinya  bank akan memberikan imbal jasa berupa bunga tertentu. Dana pihak ketiga merupakan dana murah yang oleh bank akan dikelola untuk disalurkan kredit kepada masyrakat yang deficit dana khususnya untuk kebutuhan memenuhi modal kerja atau dana yang digunakan untuk mengoperasikan asset tetap yang dimiliki dalam rangka menghasilkan penjualan atau pendapatan. Secara normal dana pihak ketiga berhubungan positif dengan penyaluran kredit,  tetapi keadaan ini tidak sejalan dengan kajian pada bank perekonomian rakyat di Daerah Istimewa Yogyakarta yang menyimpulkan bahwa dana pihak ketiga tidak berpengaruh pada penyaluran kredit. Fenomena ini mencerminkan beberapa hal: (a) dana pihak ketiga dipergunakan oleh bank untuk menjaga likuditas bank baik untuk memenuhi pemilik dana pihak ketiga yang penarikannya berpola tertentu, sehingga setiap kenaikan dana pihak ketiga tidak diikuti dengan penyaluran kredit kepada nasabah debitur (b) manajemen bank melakukan strategi konservatif dalam menyalurkan kredit karena dipersepsikan adanya peningkatan risiko kredit dari nasabah debitur, sehingga kredit hanya disalurkan kepada nasabah yang benar benar mengandung risiko rendah bahkan yang tidak berisiko (c) pada saat risiko bisnis meningkat sehingga masyarakat lebih suka menanamkandana  ke bank baik dalam bentuk giro, tabungan atau deposito daripada dipergunakan untuk menambah kapasitas produksi. Keadaan ini bisa terjadi pada saat inlfasi sudah relative tinggi sehingga diikuti dengan penurunan daya beli masyarakat dan akan diikuti dengan penurunan permintaan output dari industry/pengusaha terutama yang menjadi nasabah debitur bank perekonomian rakyat. (d) dampak dari point (c) adalah menurunnya atau rendahnya  permintaan kredit nasabah debitur atau calon nasabah deebitur  kepada bank. Perekonomian rakyat.
Hasil penelitian yang menyimpulkan bahwa CAR berhubungan negative dan signifikan terhadap penyaluran kredit Bank Perekonomian Rakyat di Daerah Istimewa Jogyakarta, yang dilakukan oleh Dra. Sufitri, MM dan tim tidak sejalan dengan hubungan normal Dimana CAR berhubungan positif dengan penyaluran kredit.
YOGYAKARTA — Universitas Gadjah Mada (UGM) selama ini identik sebagai pusat pendidikan tinggi terkemuka di Indonesia. Namun, sebuah riset valuasi properti mengungkap fakta empiris yang mengubah paradigma tata ruang kota: kawasan UGM kini secara de facto telah berfungsi sebagai Pusat Daerah Kegiatan (Central Business District/CBD) yang mendikte peta kekuatan ekonomi dan harga lahan di kawasan aglomerasi Yogyakarta Utara.
Yogyakarta, Oktober 2026 — Prestasi membanggakan kembali diraih mahasiswa Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DEB SV UGM). Ria Kartika Putri, mahasiswa Program Studi D4 Akuntansi Sektor Publik angkatan 2023, berhasil membawa tim Habitutor Indonesia meraih Juara II KMI Award Kategori Jasa, Pariwisata, dan Perdagangan Tahap Bertumbuh dalam ajang Kewirausahaan Mahasiswa Indonesia (KMI) Expo XVII 2026. Kompetisi tingkat nasional ini diselenggarakan oleh Direktorat Pembelajaran dan Kemahasiswaan (Belmawa), Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, bekerja sama dengan Universitas Jenderal Soedirman (UNSOED) sebagai tuan rumah di Purwokerto, Jawa Tengah, pada 27 September hingga 1 Oktober 2026.
Yogyakarta, 8 Oktober 2026 — Olimpiade Akuntansi UGM 2026 sukses menyelenggarakan main event pada 3 Oktober 2026 di Gedung Teaching Industry Learning Center (TILC) Sekolah Vokasi UGM sebagai puncak rangkaian kompetisi yang mempertemukan siswa SMA dan SMK sederajat dari berbagai daerah di Indonesia. Mengusung semangat kompetisi dan pengembangan potensi generasi muda, kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang untuk menguji kemampuan akademik peserta, tetapi juga menghadirkan wawasan profesional melalui sesi talkshow serta memberikan apresiasi kepada para peserta terbaik.Â
Penulis: Yuni Andari
Kemampuan keluarga menghadapi guncangan ekonomi tidak hanya ditentukan oleh besarnya pendapatan, tetapi juga oleh cara keluarga merencanakan pengeluaran dan mempersiapkan kebutuhan masa depan. Sikap hemat dan menabung dapat menjadi bagian dari strategi membangun ketahanan keuangan rumah tangga, terutama ketika menghadapi kehilangan pekerjaan, kenaikan harga kebutuhan pokok, atau kebutuhan mendesak. Oleh karena itu, pembentukan nilai keuangan dalam keluarga berkaitan dengan SDG 1 tentang pengentasan kemiskinan dan SDG 8 tentang pekerjaan layak serta pertumbuhan ekonomi. Meskipun demikian, menabung bukan satu-satunya solusi kemiskinan karena kemampuan menyisihkan pendapatan juga bergantung pada kecukupan penghasilan dan akses terhadap perlindungan sosial.
Penulis: Yuni Andari
Pendidikan berkualitas tidak hanya berkaitan dengan kemampuan akademik, tetapi juga pembentukan karakter dan kemampuan mengambil keputusan dalam kehidupan sehari-hari, termasuk mengelola keuangan. Sikap hemat dan kebiasaan menabung merupakan nilai penting yang dapat diperkenalkan kepada anak melalui keluarga dan lingkungan pendidikan. Penanaman nilai tersebut membantu anak memahami pentingnya merencanakan kebutuhan, membedakan keinginan dan kebutuhan, serta mempersiapkan diri menghadapi ketidakpastian ekonomi. Karena itu, pendidikan nilai hemat dan menabung relevan dengan Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 tentang pendidikan berkualitas.
Tiga mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, Tim EcoYume, yaitu Naura Imana Ahmadi dan Firdaussy Prima Nataya dari Program Studi Manajemen dan Penilaian Properti Angkatan 2025 serta Arif Rizki Pambudi dari Program Studi Akuntansi Sektor Publik Angkatan 2025, berhasil meraih Juara III pada GEDE 12th Essay Competition 2026. Kompetisi ini diselenggarakan oleh Himpunan Mahasiswa Program Studi Ekonomi Pembangunan (HIMASEPA) Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Malam penganugerahan (awarding) berlangsung pada Sabtu, 3 Oktober 2026 di Ruang Seminar Fakultas Pertanian, UPN “Veteran” Yogyakarta.
Sepaku, Kalimantan Timur – Bhaskara Dhanu Kusuma, mahasiswa Program Studi D4 Pembangunan Ekonomi Kewilayahan, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada, melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode II Tahun 2026 di Desa Wono Sari, Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur. Kegiatan KKN-PPM yang dilaksanakan oleh Bhaskara mengusung tema “Penguatan Kemandirian Sosial Ekonomi Masyarakat dalam Merespons Dinamika Pembangunan IKN Menuju Smart City Berkelanjutan”. Melalui tema ini, Bhaskara bersama timnya berfokus pada integrasi ilmu pengetahuan dan teknologi di ruang masyarakat, pengembangan potensi lokal bernilai ekonomi, peningkatan ketahanan pangan, serta edukasi mengenai pengelolaan lingkungan. Melalui penguatan kapasitas tersebut, masyarakat diharapkan mampu meningkatkan daya saing dan kemandiriannya dalam menghadapi perubahan yang dibawa oleh pembangunan Ibu Kota Nusantara (IKN).




