Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB) Sekolah Vokasi UGM telah menyelesaikan kerja sama strategis dengan PT PLN (Persero) Pusdiklat dalam penyusunan materi Kompetensi Keahlian Jabatan (KKJ) untuk Profesi Manajemen Properti. Kegiatan yang berlangsung selama 85 hari, dari 25 Maret hingga 17 Juni 2025, bertujuan untuk mendukung kebutuhan pelatihan internal PLN dalam bidang properti dan manajemen aset. Penyusunan modul ini dilakukan oleh tim DEB SV UGM yang terdiri dari tujuh dosen, yaitu Dr. Yudistira Hendra Permana, S.E., M.Sc., Ph.D, Drs. Ike Yuli Andjani, M.Si, Anisa Nurpita, S.E., M.Ec.Dev, Bagaskara, S.E., M.Ec.Dev, Fatima Putri Prativi, ST., M.Ec.Dev, Dr. Anggi Rahajeng, M.Ec, dan Nurisqi Amalia, S.Pd., M.Sc.
SDG 17 Kemitraan untuk Mencapai Tujuan
Oleh : Dyah Karuna Prajna Sariš, Falihatul Fa-Iqoh², Radin Akmal IndrajayaÂł, Syifa Rizkia De Putri Randiâ´
1234Program Studi Akuntansi Sektor Publik, Departemen Ekonomika dan Bisnis,
Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada
Beberapa tahun terakhir, kafe sudah menjadi ârumah keduaâ bagi para remaja dan kalangan Gen Z. Dari pagi hingga pagi lagi, banyak dari mereka melakukan aktivitas seperti mengerjakan tugas, rapat, atau hanya sekedar nongki cantik saja. Disetiap sudut wilayah DIY sudah puluhan hingga ratusan kafe yang berdiri dengan konsep menariknya masing-masing. Menurut data Komunitas Kopi Indonesia, kedai kopi di wilayah DIY tersebar luas dengan jumlah sekitar 3.000 kedai. (Rijal, 2024) Kawasan seperti Condongcatur dan Caturtunggal menjadi pusat persebaran kafe yang cukup banyak. Mengingat daerah tersebut dipenuhi dengan mahasiswa dan pekerja muda. Maka dari itu, tren ângopiâ dan âjajanâ di kalangan Gen Z telah merubah Yogyakarta menjadi surganya para pecinta kuliner.
YOGYAKARTA â Pasar Beringharjo selalu punya cara untuk memikat siapa saja untuk melangkah ke dalamnya. Di balik hiruk-pikuk aktivitas tawar-menawar di lorong-lorongnya, tersimpan ragam kuliner khas yang belum banyak disorot pengunjung. Pada tanggal 6 Desember 2025, tim PASARASA melakukan sebuah perjalanan bukan sekadar untuk mengenyangkan perut, melainkan untuk mengungkap cerita dibalik hidangan-hidangan legendaris yang tersembunyi di sudut-sudut Pasar Beringharjo.
Wonosari, 11 September 2025. Program Studi Manajemen & Penilaian Properti (MPP), Â Departemen Ekonomika dan Bisnis, Sekolah Vokasi UGM berkolaborasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan pelatihan satu hari penuh (08.30â16.00 WIB) yang berfokus pada peningkatan kapasitas aparatur dalam penilaian dan pemanfaatan aset daerah. Pelatihan ini dirancang untuk memperkuat penerapan praktik teknis sesuai standar profesi (KEPI, SPI) serta mendorong tata kelola aset berbasis data, sehingga pengelolaan aset publik menjadi lebih optimal dan berkontribusi pada peningkatan PAD. Kegiatan diikuti oleh sekitar 60 peserta yang merupakan pengelola aset di lingkungan BKAD.
Metode evaluasi pembelajaran untuk peserta didik sekolah dasar di daerah yang kondisi ekonomi sosial dan infrastruktur belum mendukung secara optimum, maka perlu mengembangkan peraga Pendidikan yang lebih sesuai yaitu dengan mempertimbangkan banyak factor secara comprehensive. Kondisi infrastruktur internet yang masih relative terbatas khususnya untuk mendukung proses belajar secara lebih efektiv.  Jumlah peserta didik yang relative sedikit yaitu 10 siswa menunjukan bahwa sekolah belum menjadi daya tarik yang besar atau kuat bagi sebagian besar  orang tua  di wilayah sekitar sekolah berada menyekolahkan anaknya bersekolah di sekolah dasar Giritirto, hal ini bisa menyebabkan daya saing untuk bersaing dalam berprestasi kurang kuat karena peserta didik kemungkinan berasal dari siswa yang motivasi belajar biasa dan rendah atau tidak terlalu kuat. Rendahnya motivasi pada gilirannya akan menurunkan kepercayaan diri peserta didik sehingga keinginan untuk bersaing dalam hal menunjukan kinerja siswa, guru dan sekolah sehingga dapat meningkatkan kinerja sekolah pada rating yang lebih tinggi.

Wonosari, Gunungkidul – Optimalisasi Pendapatan Asli Daerah menjadi kunci utama dalam mencapai kemandirian fiskal daerah. Melalui kegiatan Focus Group Discussion (FGD) yang difasilitasi oleh Tim Pengabdian kepada Masyarakat Sekolah Vokasi UGM dengan ketua Mukhlis, S.E., M.Acc., telah dirumuskan tiga hasil inovasi strategis untuk mendorong Pendapatan Asli Daerah melalui intensifikasi dan ekstensifikasi. Ketiga inovasi tersebut berdasarkan hasil usulan bersama 28 peserta yang mewakili 16 Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Kabupaten Gunungkidul. Peserta terbagi menjadi 3 kelompok dalam rumpun kesehatan, ekonomi perdagangan, dan teknologi pertanian.
Penguatan Kapasitas Fiskal Daerah Kabupaten Gunungkidul Melalui Pelatihan dan Focus Group Discussion
Wonosari, Gunungkidul – Dalam upaya memperkuat kemandirian fiskal Kabupaten Gunungkidul, Tim Pengabdian Kepada Masyarakat dari Program Studi Pembangunan EKonomi Kewilayahan, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada menyelenggarakan kegiatan pemberdayaan bagi Organisasi Perangkat Daerah (OPD). Kegiatan pengabdian ini diketuai oleh Mukhlis, S.E., M.Acc., dengan fokus utama mengupayakan peningkatan pendapatan asli daerah guna memperkuat kapasitas fiskal pemerintah Kabupaten Gunungkidul. Pengabdian dilaksanakan pada Kamis, 21 Agustus 2025 di Ruang Rapat Handayani Sekretariat Daerah Kabupaten Gunungkidul.
Kabupaten Gunungkidul menghadapi tantangan fiskal yang tidak ringan. Struktur pendapatan daerah masih didominasi oleh transfer pemerintah pusat, yang mencapai sekitar 76 persen dari total pendapatan, sementara kontribusi Pendapatan Asli Daerah (PAD) baru sekitar 14 persen. Ketimpangan ini membuat ruang fiskal APBD sangat rentan terhadap perubahan kebijakan pusat dan membatasi kemampuan daerah untuk membiayai program strategis pembangunan.





