Yogyakarta, 26 Agustus 2025 – Tiga mahasiswa Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada berhasil meraih Juara 2 dalam Business Plan Competition of Business and Management (COBISMA) 2025 yang diselenggarakan oleh Universitas Terbuka dengan tema “Fostering Visionary Leadership: Innovating for a Sustainable Future in Business and Management”. Dalam kompetisi tersebut, tim dari SV UGM mengambil subtema Sustainable Consumer Goods and Services.
SDG 3: Kehidupan Sehat dan Sejahtera
Mahasiswa Prodi MPP UGM Kenalkan Manajemen Aset Desa dan Edukasi Anak Melalui Permainan di Sorogenen
Magelang — Aqila Shafa Hamida, mahasiswa Program Studi D4 Manajemen dan Penilaian Properti, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode 2 Tahun 2025 di Dusun Sorogenen, Desa Menayu, Muntilan, Kabupaten Magelang. Dengan mengusung tema Ketahanan Pangan dan Pemberdayaan Masyarakat, Aqila menerapkan ilmu yang dipelajarinya di bangku kuliah untuk mendukung pembangunan desa secara berkelanjutan.
Wonosobo — Mahasiswa Program Studi Manajemen dan Penilaian Properti, Departemen Ekonomika dan Bisnis, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) bersama tim melaksanakan Kuliah Kerja Nyata (KKN) di Desa Tambi, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo. Kegiatan ini mengangkat tema “Pengembangan Sistem Pertanian Organik, Peningkatan Kualitas Kesehatan, serta Pembangunan Lingkungan Berkelanjutan di Desa Sikunang, Desa Surengede, dan Desa Tambi, Kecamatan Kejajar, Kabupaten Wonosobo”. KKN ini menjadi bentuk nyata pengabdian kepada masyarakat sekaligus penerapan ilmu yang diperoleh di bangku perkuliahan.

Indonesia, sebagai bagian integral dari komunitas global, telah menunjukkan komitmen kuat terhadap agenda Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (TPB) atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan pada tahun 2015, dengan target ambisius untuk dicapai pada tahun 2030. Pencapaian tujuan-tujuan universal ini tidak semata menjadi tanggung jawab pemerintah pusat, melainkan menuntut peran krusial dari pemerintah daerah sebagai garda terdepan implementasi. Pemerintah daerah, dengan kedekatannya pada masyarakat dan pemahaman mendalam tentang konteks lokal, memiliki kapasitas unik untuk menerjemahkan target global menjadi aksi nyata yang relevan.
Yogyakarta, 23 Maret 2025 – Dalam rangka menyemarakkan bulan suci Ramadhan 1446 H, Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB) Sekolah Vokasi mengadakan berbagai kegiatan keagamaan yang bertujuan untuk meningkatkan pemahaman dan kualitas ibadah bagi dosen serta tenaga kependidikan (Tendik). Rangkaian kegiatan ini mencakup pembelajaran membaca Al-Qur’an dan tahsin Al-Qur’an, serta sholat Dhuhur berjamaah yang diikuti dengan ceramah Ramadhan.
Yogyakarta, 18 Maret 2025 – Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menggelar acara Sarasehan dan Silaturahmi dalam rangka memperingati hari jadi ke-50 departemen serta menyelenggarakan pengajian menjelang buka puasa. Acara yang berlangsung di lingkungan kampus ini dihadiri oleh dosen dan tenaga kependidikan (tendik) aktif maupun purna tugas serta karyawan dari unsur Cleaning Service (CS) dan Satuan Keamanan Kampus (SKK).
Oleh: RY Kun Haribowo, Mukhlis dan Anisa Nurpita
Pemerintah Kota Yogyakarta terus berkomitmen untuk meningkatkan pelayanan kesehatan kepada masyarakat melalui pengembangan Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Yogyakarta. Didirikan pada 1 Oktober 1987, RSUD ini telah berkembang menjadi rumah sakit tipe B sejak tahun 2007 dan ditetapkan sebagai Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). Sebagai upaya memenuhi standar fasilitas rumah sakit rujukan regional, pemerintah menyusun review masterplan pengembangan rumah sakit dengan rencana investasi sebesar Rp616,6 miliar yang akan dilaksanakan dalam enam tahap.
Oleh: Amesta Kartika Ramadhani, Ashtian Ultanti, Reinhard Jordan Sianipar, Ralditya Rifki Januar
Perubahan iklim yang semakin ekstrem mengganggu berbagai aspek kehidupan, termasuk kesehatan masyarakat. Kenaikan suhu tahunan, berkurangnya luas lahan hijau, dan pengelolaan anggaran yang kurang optimal untuk lingkungan menciptakan tekanan tambahan pada masyarakat, terutama mereka yang berada di daerah rawan perubahan iklim dan merupakan kelompok rentan, yakni anak-anak. Perubahann iklim dapat memengaruhi kondisi kesehatan anak melalui peningkatan prevalensi stunting dengan kondisi ketidakmampuan memenuhi kebutuhan dasar seperti gizi, air bersih, dan lingkungan sehat.

Diabetes merupakan salah satu penyakit kronis yang memprihatinkan di Indonesia. Berdasarkan data dari Riset Kesehatan Dasar (Riskesdas) 2023, prevalensi diabetes tercatat mencapai 1,7% pada seluruh kelompok usia dan 2,2% pada kelompok usia di atas 15 tahun. Prevalensi diabetes mengalami peningkatan jika dibandingkan dengan hasil Riskesdas 2018. Pada 2018, prevalensi diabetes mencapai angka 1,5% pada seluruh kelompok usia dan 2,0% pada kelompok usia di atas 15 tahun. Peningkatan tersebut menunjukkan bahwa diabetes bukan hanya masalah kesehatan individu, melainkan tantangan bagi sistem kesehatan masyarakat. Mengingat diabetes merupakan salah satu penyebab utama kematian di Indonesia.
Indonesia terus melakukan langkah-langkah strategis untuk mencapai Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs), terutama dalam pengentasan kemiskinan dan menjamin ketahanan pangan. Kedaulatan pangan, yang didefinisikan sebagai hak suatu negara untuk menentukan kebijakan pangan secara mandiri dan menjamin hak rakyat atas pangan, menjadi fokus penting. Konsep ini relevan bagi Indonesia, yang masih menghadapi tantangan ketahanan pangan di berbagai wilayah.


