YOGYAKARTA – Sebuah studi baru dari peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) menyoroti dampak signifikan dan kompleks dari dua pilar ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yakni sektor pariwisata dan pendidikan, terhadap harga properti di wilayah tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa aktivitas di kedua sektor tersebut memiliki hubungan jangka panjang yang kuat dengan harga rumah dan nilai real estate, menghadirkan tantangan serius bagi inflasi dan keterjangkauan perumahan.
SDG 4 Pendidikan Berkualitas

Yogyakarta, 21 Oktober 2025 — Dalam upaya mencapai Sustainable Development Goals (SDGs) nomor 1, yakni No Poverty atau “Tanpa Kemiskinan”, berbagai strategi telah ditempuh oleh pemerintah dan masyarakat. Salah satunya adalah dengan memperkuat praktik filantropi sebagai bentuk solidaritas sosial dan dukungan ekonomi bagi masyarakat kurang mampu. Namun, hasil penelitian Andari, et al (2025) menunjukkan bahwa filantropi di Indonesia belum mampu memberikan dampak signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Penelitian tersebut mengungkap bahwa kontribusi kegiatan filantropi terhadap Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) masih sangat kecil, yakni rata-rata hanya sekitar 0,037% untuk seluruh provinsi selama periode 2021-2023. Angka ini menunjukkan bahwa aktivitas sosial dan keagamaan seperti zakat, infaq maupun sedekah belum berperan optimal dalam meningkatkan kapasitas ekonomi daerah.

Ketahanan pangan Indonesia menghadapi tantangan serius, salah satunya menurunnya minat generasi muda untuk menjadi petani. Data Kementerian Pertanian (2021) menunjukkan penurunan jumlah generasi muda di sektor pertanian dari 29,18 persen pada 2011 menjadi hanya 19,18 persen pada 2021. Kondisi ini diperparah dengan dominasi petani berusia lanjut dan persepsi anak muda yang menganggap profesi petani sebagai pekerjaan berat, kurang menjanjikan, dan minim dukungan sosial.
Stabilitas ekonomi nasional berawal dari kemandirian finansial setiap rumah tangga. Dalam konteks agenda global Sustainable Development Goals (SDGs), kemampuan masyarakat untuk menabung menjadi indikator krusial dalam mencapai SDG 1 (Tanpa Kemiskinan) dan SDG 8 (Pekerjaan Layak).

Ketahanan pangan menjadi prioritas utama dalam upaya mewujudkan kemandirian dan pembangunan berkelanjutan. Indonesia memiliki potensi besar di sektor pertanian, namun masih menghadapi sejumlah tantangan seperti alih fungsi lahan, kerusakan infrastruktur, keterbatasan sarana produksi, serangan hama, perubahan iklim, serta rendahnya minat generasi muda terhadap sektor pertanian (Kementan, 2021).
Yogyakarta, 24 September 2025 – Desa Wisata Wukirsari kembali menjadi saksi kegiatan inspiratif melalui Community Service & International Collaboration Programs yang digelar oleh Departemen Ekonomika dan Bisnis, Sekolah Vokasi UGM (DEB SV UGM). Salah satu sesi yang paling menarik perhatian adalah materi dari Afidha Fajar Adhitya, Founder & CEO Eboni Watch, dengan topik “Digital Marketing Strategy”.
Cara Foto Produk Menarik untuk UMKM
Dalam dunia bisnis UMKM, produk yang bagus saja tidak cukup. Daya tarik visual sering menjadi penentu apakah calon pelanggan akan berhenti sejenak, melihat detail produk, hingga akhirnya memutuskan membeli. Menyadari hal ini, kegiatan Community Service & International Collaboration Programs turut menghadirkan workshop “Elevate Product Value by Learning Photography” bersama Niko Santoso, owner The Nijo Photograph, yang berbagi tips praktis agar UMKM dapat menghasilkan foto produk yang menarik meski dengan peralatan sederhana.
Pada 24 September 2025, Departemen Ekonomika dan Bisnis, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DEB SV UGM), sukses menggelar Community Service & International Collaboration Programs di Kampung Batik Giriloyo, Desa Wisata Wukirsari, Imogiri, Bantul. Program ini menjadi momen istimewa sekaligus wadah pembelajaran berharga karena menghadirkan kolaborasi internasional antara mahasiswa DEB SV UGM dan siswa Institute of Technical Education (ITE) Singapore.
Yogyakarta, 24 September 2025 – Departemen Ekonomika dan Bisnis, Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DEB SV UGM) sukses melaksanakan Community Service & International Collaboration Programs bersama Institute of Technical Education (ITE) Singapore di Desa Wisata Wukirsari, Imogiri, Bantul. Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya DEB SV UGM dalam memperkuat sinergi dengan Wukirsari sebagai desa UMKM binaan. Hal ini sejalan dengan SDG 8 (Decent Work and Economic Growth), yakni menciptakan pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan melalui pemberdayaan UMKM, serta SDG 17 (Partnerships for the Goals), di mana kemitraan internasional mampu memperkuat kapasitas lokal sekaligus membuka peluang jejaring yang lebih luas.
Jeneponto, Sulawesi Selatan — Melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN-PPM UGM) Periode 2 Tahun 2025 di Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa. Bersama unit tim Attannung Jeneponto, sebanyak 30 mahasiswa melaksanakan KKN selama 50 hari yang terbagi atas empat desa, yakni Desa Bangkalaloe, Desa Bulusibatang, Desa Kareloe, dan Desa Tanammawang. Kegiatan KKN ini mengusung tema “Peningkatan Ekonomi Lokal dan Budaya PHBS Masyarakat serta Mengatasi Anak Tidak Sekolah” dengan beragam program kerja lintas disiplin ilmu.
