Pemerintah Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (Pemprov DIY) terus berupaya meminimalisir kebocoran ekonomi yang dapat terjadi dalam proses peningkatan retribusi daerah. Sebagai salah satu sumber penting Pendapatan Asli Daerah (PAD), retribusi daerah harus dikelola dengan efisien untuk mencapai target yang telah ditetapkan. Salah satu langkah strategis yang diambil adalah melalui penyederhanaan jenis retribusi, yang diharapkan dapat meningkatkan kesadaran masyarakat dalam memenuhi kewajiban mereka sebagai pembayar retribusi. Perubahan dalam struktur retribusi, terutama pada retribusi jasa umum dan perizinan, sangat penting untuk mengoptimalkan proses pemungutan dan meminimalisir potensi kebocoran. Penyederhanaan ini bertujuan meningkatkan efisiensi dan efektivitas dalam pemungutan retribusi, sehingga memudahkan masyarakat dalam memenuhi kewajibannya secara tepat waktu dan mengurangi kemungkinan kebocoran. Upaya ini diharapkan dapat meningkatkan tingkat kepatuhan pembayar retribusi dengan mempermudah proses administrasi retribusi.
SDG 11 Kota dan Komunitas yang Berkelanjutan
Oleh : Bagaskara 1*, Anisa Nurpita 2, Yudistira Hendra Permana 3, Ike Yuli Andjani 4, Fatima Putri Prativi 5, Rosario Guntur Harimawan6, Nurisqi Amalia7, Sudarto8, Agung Laksana9, Rio Jakatama 10, Melani Fatikan11, Salma Nur Abidah12
Wonosari, 11 September 2025. Program Studi Manajemen & Penilaian Properti (MPP) – Departemen Ekonomika dan Bisnis, Sekolah Vokasi UGM berkolaborasi dengan Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Gunungkidul menyelenggarakan pelatihan satu hari penuh (08.30–16.00 WIB) untuk meningkatkan kapasitas aparatur dalam penilaian aset daerah dan pemanfaatan aset yang akuntabel. Kegiatan ini menekankan keselarasan praktik teknis dengan standar profesi (KEPI, SPI) serta penguatan tata kelola berbasis data, agar nilai aset publik optimal dan mendukung PAD. Peserta yang hadir berjumlah ±60 orang dari unsur pengelola aset di lingkungan BKAD.
YOGYAKARTA – Sebuah studi baru dari peneliti Universitas Gadjah Mada (UGM) menyoroti dampak signifikan dan kompleks dari dua pilar ekonomi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), yakni sektor pariwisata dan pendidikan, terhadap harga properti di wilayah tersebut. Penelitian ini menemukan bahwa aktivitas di kedua sektor tersebut memiliki hubungan jangka panjang yang kuat dengan harga rumah dan nilai real estate, menghadirkan tantangan serius bagi inflasi dan keterjangkauan perumahan.

Pengasih, Kulon Progo – Tim Pengabdian Kepada Masyarakat Prodi Pembangunan Ekonomi Kewilayahan Departemen Ekonomika dan Bisnis, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada (DEB SV UGM) yang diketuai oleh Yuni Andari, S.E., M.Si menyelenggarakan kegiatan Pengabdian Masyarakat pada 30 Agustus 2025 di Balai Desa Kalurahan Sendangsari, Kapanewon Pengasih, Kulon Progo. Kegiatan ini berfokus pada peningkatan kapasitas bisnis pelaku UMKM melalui pelatihan softskill dan profiling bisnis, bekerja sama dengan BUMDes Binangun Sendang Artha.
Oleh: Anisa Nurpita, Nurisqi Amalia, Bagaskara, Rosario Guntur Harimawan, Miftah Pandu Saputra, dan Wieyza Ananda Luqman
 Â
Gunung Kidul –11 September 2025, Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul dalam upaya meningkatkan efektivitas pengelolaan keuangan dan aset publik, Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul melaksanakan Pelatihan Pemanfaatan Aset Daerah Secara Produktif: Pendekatan dan Metode Penilaian Aset bagi ASN Pemerintah Daerah.
Oleh: Anisa Nurpita, Nurisqi Amalia, Bagaskara, Rosario Guntur Harimawan, Miftah Pandu Saputra, dan Wieyza Ananda Luqman
  Gunung Kidul –11 September 2025, Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM bekerja sama dengan Pemerintah Kabupaten Gunung Kidul dalam rangka peningkatan kapasitas Aparatur Sipil Negara (ASN) menyelenggarakan Pelatihan Pemanfaatan Aset Daeraht, yang bertujuan memperkuat kemampuan ASN dalam mengelola dan menilai aset milik daerah agar memberikan nilai tambah bagi pembangunan ekonomi lokal.
Oleh: Anisa Nurpita, Bagasakara, Fatima Putri Prativi, Miftah Pandu Saputra, dan Wieyza Ananda Luqman
Yogyakarta, 23 Oktober 2025 — Sebagai pasar tertua dan paling ikonik di Kota Yogyakarta, Pasar Beringharjo tidak hanya berfungsi sebagai pusat kegiatan ekonomi rakyat, tetapi juga menjadi simbol keseimbangan antara warisan budaya dan modernisasi. Namun di balik aktivitas perdagangan yang ramai, terdapat tantangan besar dalam menjaga kualitas pengelolaan fasilitas publik agar tetap inklusif, ramah lingkungan, dan selaras dengan prinsip Sustainable Development Goals (SDGs).
Kepulauan Selayar – Mohammad Risky Akbar Maulana, mahasiswa Program Studi Pembangunan Ekonomi Kewilayahan, Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada (UGM), melaksanakan Kuliah Kerja Nyata-Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (KKN-PPM) Periode 2 Tahun 2025 sekaligus menjadi Koordinator Mahasiswa Tingkat Unit pada tim “Siruntu Selayar” tepatnya di Desa Laiyolo Baru dan Desa Laiyolo, Kecamatan Bontosikuyu, Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selata
Jeneponto, Sulawesi Selatan  — Melaksanakan Kuliah Kerja Nyata Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat Universitas Gadjah Mada (KKN-PPM UGM) Periode 2 Tahun 2025 di Kecamatan Bontoramba, Kabupaten Jeneponto, Provinsi Sulawesi Selatan menjadi salah satu wujud nyata pengabdian mahasiswa. Bersama unit tim Attannung Jeneponto, sebanyak 30 mahasiswa melaksanakan KKN selama 50 hari yang terbagi atas empat desa, yakni Desa Bangkalaloe, Desa Bulusibatang, Desa Kareloe, dan Desa Tanammawang. Kegiatan KKN ini mengusung tema “Peningkatan Ekonomi Lokal dan Budaya PHBS Masyarakat serta Mengatasi Anak Tidak Sekolah” dengan beragam program kerja lintas disiplin ilmu.

