Delegasi mahasiswa dari Universitas Gadjah Mada (UGM) berhasil menorehkan prestasi dengan membawa pulang Juara 2 (1st Runner Up) pada ajang bergengsi Global Social Enterprise Competition 2026. Penyelenggaraan kompetisi ini dipercayakan kepada Faculty of Business Administration, Rajamangala University of Technology Isan (RMUTI), Nakhon Ratchasima, Thailand. Sesi final beserta pengumuman juara digelar pada Jumat (26 Juni 2026) dalam format hybrid yang menghadirkan kontingen terbaik dari berbagai negara.
SDG 5: Kesetaraan Gender
15th Silent Knight International Karate Championship, merupakan kejuaraan karate internasional terbuka yang diselenggarakan oleh Persatuan Karate Hayashi-ha Kuala Lumpur dan Persekutuan Karate Malaysia (MAKAF). Kejuaraan ini berlangsung pada tanggal 17-19 April 2026 di Stadium Titiwangsa, Kuala Lumpur, Malaysia. Kejuaraan ini diikuti 7 Negara di Asia dengan total peserta mencapai 1953 Atlet.
Bagi mahasiswa DEB SV UGM angkatan 2022 dan 2023, saatnya memahami cara menyusun karya ilmiah yang bebas plagiasi dan memenuhi standar uji Turnitin.
Melalui workshop ini, peserta akan mendapatkan pemahaman praktis terkait penggunaan Turnitin serta strategi agar karya ilmiah dapat lolos uji dengan baik.

Yogyakarta, 7 April 2026 – Tim WTP beranggotakan Luthfi Ihsanti Hamidah, Tiara Anggun Cahyani, dan Yulia Larasati yang merupakan Mahasiswa Akuntansi Sektor Publik angkatan 2023, berhasil meraih juara 3 dalam kompetensi Audit Case Challenge yang merupakan bagian dari rangkaian The 25th Audit T ransformation Venture (ATV). Final kompetisi ini diselenggarakan pada 7 Maret 2026 di Universitas Indonesia dan diikuti oleh mahasiswa dari berbagai perguruan tinggi terkemuka di Indonesia.
Pekan Olahraga Mahasiswa (POMNAS) kembali di gelar di tahun 2025. Event ini diadakan setiap 2 tahun sekali di tahun ganjil. POMNAS tahun ini merupakan event ke-19 dan dilaksanakan di Jawa Tengah pada tanggal 19-27 September 2025. Event ini merupakan event olahraga mahasiswa bergengsi yang diikuti oleh 455 perguruan tinggi dari sabang sampai merauke. Jumlah peserta POMNAS tahun ini mencapai 3065 atlet yang mewakili daerahnya masing-masing.
Berdasarkan survey yang dilakukan oleh PriceWaterhouseCoopers (PwC) pada tahun 2014 terungkap bahwa sebagian besar bisnis di Asia Tenggara merupakan jenis bisnis berbasis keluarga, dengan angka mencapai 60 persen dari Perusahaan publik. Adapun di Indonesia, porsi bisnis keluarga sangat dominan yakni mencapai 95 persen Perusahaan publik. Kontribusi terhadap Perekonomian Domestik Bruto (PDB) nasional bahkan mencapai 25 persen (Wisudanto et al., 2024). Hanya saja, bisnis keluarga ini tidak bertahan lama. Sebanyak 30 persen yang berhasil bertahan hingga generasi kedua dan kurang dari 13 persen yang tetap berjalan hingga generasi ketiga dari keluarga. Kondisi teresebut menunjukkan pentingnya membangun bisnis keluarga dengan memperbaiki pondasi dan menguatkan orientasi. Rendahnya tingkat resiliency dan sustainability tersebut menunjukkan adanya kerapuhan dalam mebangun bisnis keluarga, bisa jadi membangun bisnis tidak karena menyengaja tetapi karena keterpaksaan.
Moslem Family Preneur memberikan panduan membangun keluarga mandiri dan menyiapkan generasi islami. Kemandirian ditopang oleh entrepreneurship berbasis keluarga, sedangkan Islam menjadi pijakan dalam membangun keluarga dan mendidik anak. Selain memberikan konsepsi bagaimana menyeimbangkan aspek kemandirian dan pendidikan, pembahasan diberikan berdasarkan pengalaman dan rubrik tanya jawab yang diasuh penulis sehingga dekat dengan permasalahan keseharian keluarga.
Program Studi Akuntansi Sektor Publik berkomitmen untuk berperan aktif dalam membantu percepatan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) atau Tujuan Pembangunan Berkelanjutan melalui kegiatan Tri Dharma Perguruan Tinggi. Salah satu bentuk kegiatan tersebut yaitu kegiatan pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan kegiatan yang memanfaatkan ilmu pengetahuan dan teknologi untuk menyelesaikan permasalahan yang terjadi di masyarakat atau untuk memajukan kesejahteraan dan mencerdaskan kehidupan bangsa.
Konsep otonomi daerah memberikan kewenangan yang luas kepada pemerintah daerah untuk mengelola sumber daya ekonomi guna memenuhi kebutuhan daerah. Keluasaan wewenang yang diberikan pada daerah diharapkan mampu memperkuat kemandirian daerah yang tercermin dengan upaya daerah untuk memenuhi kebutuhannya melalui sumber daya yang berasal dari daerahnya sendiri. Daerah dengan tingkat kemandirian tinggi cenderung berupaya memenuhi kebutuhan daerah secara aktif, kreatif, inovatif, adaptif dengan tuntutan lingkungan. Pemenuhan kebutuhan daerah melalui sumber pendapatan dari daerah sendiri disebut pendapatan asli daerah (PAD). Hasil pengelolaan kekayaan daerah yang dipisahkan merupakan salah satu sumber PAD yang diperoleh dari laba penyertaan modal daerah dalam Badan Usaha Milik Daerah (BUMD). BUMD berkontribusi dalam pembangunan berkelanjutan melalui perannya untuk mendorong pertumbuhan ekonomi daerah, penciptaan lapangan kerja, penyediaan barang dan jasa yang berkualitas, serta meningkatkan pendapatan asli daerah.
YOGYAKARTA – Dosen Departemen Ekonomika dan Bisnis, Sekolah Vokasi (SV) Universitas Gadjah Mada (UGM), Fani Pramuditya, S.E., M.Sc., bersama dengan mahasiswa Program Studi Perbankan, Bima Aditiya, terlibat dalam riset strategis mengenai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam konteks ASEAN MSMEs. Keterlibatan ini berfokus pada eksplorasi dan pengumpulan data lapangan untuk menganalisis secara mendalam dampak faktor internal dan eksternal yang memengaruhi performa UMKM yang dikelola oleh wanita di empat wilayah penyangga strategis: Kabupaten Bekasi, Kabupaten Cianjur, Kota Depok, dan Kabupaten Sukabumi.





