Kulon Progo – Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (SV UGM) melakukan kunjungan ke Pemerintah Kabupaten Kulon Progo dalam rangka memperkuat sinergi antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah guna mendukung pembangunan ekonomi berbasis riset dan pengabdian kepada masyarakat.
Rombongan DEB SV UGM diterima oleh Asisten Administrasi Umum Sekretariat Daerah Kabupaten Kulon Progo, Bapak Eko Wisnu Wardhana, S.E., bersama para kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) terkait. Pertemuan berlangsung dalam suasana hangat dan produktif dengan fokus pada penjajakan berbagai peluang kerja sama yang dapat memberikan manfaat bagi masyarakat maupun pengembangan pendidikan vokasi.
Delegasi DEB SV UGM dipimpin oleh Guru Besar Sekolah Vokasi UGM, Prof. Dr. Mudrajad Kuncoro, M.Soc.Sc., didampingi Ketua Departemen Ekonomika dan Bisnis Dr. Faiz Zamzami, S.E., M.Acc., Sekretaris Departemen Dr. Laksmi Yustika Devi, S.P., M.Si., Manajer Kerja Sama Fatima Putri Prativi, S.T., M.Ec.Dev., serta Ketua Program Studi Pembangunan Ekonomi Kewilayahan Dr. Kun Haribowo P., S.E., M.Si.
Dalam diskusi, kedua belah pihak membahas berbagai potensi kolaborasi yang dapat dikembangkan, mulai dari penelitian terapan, pendampingan kebijakan pembangunan daerah, pelaksanaan program pengabdian kepada masyarakat, hingga keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan pembelajaran berbasis proyek (Project-Based Learning) yang selaras dengan kebutuhan dan tantangan pembangunan di Kabupaten Kulon Progo.
Guru Besar SV UGM, Prof. Dr. Mudrajad Kuncoro, menegaskan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam menghasilkan rekomendasi kebijakan yang berbasis data dan hasil penelitian. Menurutnya, kolaborasi antara akademisi dan pemerintah daerah menjadi salah satu langkah penting untuk mendorong pembangunan daerah yang inklusif, adaptif, dan berkelanjutan.
Ketua Departemen Ekonomika dan Bisnis SV UGM, Dr. Faiz Zamzami, menyampaikan bahwa DEB berkomitmen menghadirkan pendidikan vokasi yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memberikan kontribusi nyata bagi penyelesaian berbagai persoalan di masyarakat. Melalui kolaborasi dengan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo, mahasiswa dan dosen diharapkan memperoleh ruang untuk mengimplementasikan kompetensi keilmuan dalam mendukung pembangunan daerah.
Sementara itu, Pemerintah Kabupaten Kulon Progo menyambut baik inisiatif kerja sama tersebut. Kehadiran perguruan tinggi diharapkan dapat memperkuat kapasitas pemerintah daerah melalui dukungan kajian akademik, inovasi, serta pengembangan sumber daya manusia yang berorientasi pada kebutuhan pembangunan daerah.
Pertemuan ini menjadi langkah awal dalam membangun kemitraan yang lebih erat antara DEB SV UGM dan Pemerintah Kabupaten Kulon Progo. Ke depan, kedua institusi berkomitmen untuk menindaklanjuti hasil diskusi melalui program-program kolaboratif yang mampu memberikan dampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat serta pembangunan ekonomi daerah yang berkelanjutan.
Kontribusi terhadap Sustainable Development Goals (SDGs)
Kegiatan ini mendukung pencapaian SDG 17 (Partnerships for the Goals) melalui penguatan kemitraan strategis antara perguruan tinggi dan pemerintah daerah dalam pelaksanaan pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Selain itu, kolaborasi ini juga berkontribusi terhadap SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui pengembangan ekonomi daerah berbasis inovasi serta SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dengan mendorong perencanaan pembangunan yang lebih inklusif dan berkelanjutan. [Red. Web Admin]



