YOGYAKARTA – Dalam upaya mengakselerasi keselarasan antara dunia pendidikan tinggi dan kebutuhan industri, Program Studi Manajemen dan Penilaian Properti (MPP), Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) resmi menjajaki kerjasama strategis dengan Pengelola Plaza Ambarrukmo.
Pertemuan inisiasi ini dihadiri oleh Sekretaris Program Studi MPP DEB SV UGM, Bagaskara, S.E., M.Ec.Dev., bersama General Manager Plaza Ambarrukmo sekaligus perwakilan APPBI DIY, Surya Ananta. Keduanya menyepakati pentingnya membangun ekosistem pendidikan yang relevan dengan dinamika industri properti komersial, khususnya pada sektor pengelolaan pusat perbelanjaan (mal) dan perhotelan.
Ruang lingkup penjajakan kerja sama ini mencakup beberapa poin krusial, di antaranya pelibatan praktisi atau ahli dari industri ke dalam kurikulum dan mata kuliah Manajemen Aset dan Properti, pembukaan program magang mahasiswa di berbagai pusat perbelanjaan dan hotel di bawah naungan APPBI, serta pengembangan riset keilmuan teoritis dan praktis di bidang pengelolaan properti komersial.
Surya Ananta menegaskan bahwa kolaborasi ini merupakan langkah penting untuk mengangkat standar industri. Ia memaparkan visi untuk membangun praktik industri pusat perbelanjaan dan perhotelan yang tidak hanya didasarkan pada pengalaman lapangan, tetapi juga memiliki landasan teori akademis yang kuat. Lebih lanjut, ia menyoroti keberadaan Gelanggang Inovasi dan Kreativitas (GIK) UGM sebagai momentum yang tepat. GIK UGM dinilai memiliki potensi besar untuk difungsikan sebagai “laboratorium hidup” bagi studi tata kelola dan manajemen properti komersial.
Inisiatif tersebut disambut dengan sangat antusias oleh pihak akademik. Bagaskara, S.E., M.Ec.Dev., menyatakan bahwa kerja sama ini datang di saat yang tepat, sejalan dengan transformasi kurikulum di Prodi MPP DEB SV UGM.
“Dalam kurikulum MPP yang baru, substansi pembelajaran secara garis besar dirancang untuk mencetak tiga profil lulusan utama, yaitu: Penilai Properti/Real Estate, Penilai Bisnis, dan Manajer Properti. Inisiasi kerjasama ini akan sangat memperkaya pengalaman belajar mahasiswa dan memastikan bahwa kurikulum yang kami berikan benar-benar relevan serta tersambung langsung dengan kebutuhan link and match di dunia kerja,” ujar Bagaskara.
Selaras dengan Komitmen Pembangunan Berkelanjutan (SDGs)
Langkah konkret antara institusi pendidikan dan pelaku industri properti ini turut berkontribusi langsung pada pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs) yang dicanangkan oleh PBB, khususnya pada tiga pilar utama:
- SDG 4 (Pendidikan Berkualitas): Menjamin pendidikan vokasional yang inklusif, merata, dan berkualitas tinggi dengan mengintegrasikan pengetahuan praktis dari pakar industri langsung ke dalam ruang kelas.
- SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi): Melalui program magang dan kurikulum berbasis industri, kerja sama ini mempersiapkan lulusan yang kompeten, berdaya saing tinggi, dan siap diserap oleh pasar tenaga kerja guna mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.
- SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan): Mewujudkan kemitraan multi-pihak yang kuat antara sektor akademis (UGM) dan sektor swasta/industri (APPBI DIY) untuk berbagi pengetahuan, keahlian, dan teknologi dalam manajemen properti.
Melalui sinergi ini, Prodi MPP DEB SV UGM dan Industri Properti Komersial berharap dapat melahirkan generasi manajer dan penilai properti yang inovatif, berwawasan luas, dan siap memimpin transformasi di industri properti komersial masa depan. [Red. Bagaskara]

