Dalam upaya memperkuat kontribusi perguruan tinggi terhadap pengembangan pendidikan, penelitian, pengabdian kepada masyarakat, dan kerja sama akademik di bidang akuntansi sektor publik, Forum Dosen Akuntansi Publik (FDAP) Kompartemen Akuntan Pendidik – Ikatan Akuntan Indonesia (IAI) menyelenggarakan Rapat Kerja Nasional, Seminar Internasional, Call for Paper, International Community Service, dan Temu Dosen Akuntansi Publik Tahun 2026.
Rangkaian kegiatan tersebut diselenggarakan pada 20–21 Juli 2026 bertempat di Universitas Terbuka Convention Center (UTCC), Tangerang Selatan, dengan mengangkat tema “Public Accounting in Times of Crisis and Uncertainty: Strengthening Accountability for Sustainable Resilience.”
Kegiatan ini menjadi forum akademik dan profesional yang mempertemukan dosen, peneliti, praktisi sektor publik, mahasiswa, serta berbagai pemangku kepentingan untuk membahas tantangan dan peluang pengembangan akuntansi serta tata kelola sektor publik di tengah tekanan fiskal, perkembangan teknologi, perubahan lingkungan sosial dan ekonomi, serta dinamika geopolitik global.
Sehubungan dengan hal tersebut, Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB) Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada menugaskan dosen Akuntansi Sektor Publik Dr. Faiz Zamzami, S.E., M.Acc. dan Siti Muslihah, S.E., M.Sc untuk mengikuti rangkaian kegiatan FDAP Tahun 2026. Keikutsertaan kedua wakil DEB SV UGM tersebut merupakan bagian dari upaya pengembangan jejaring akademik, peningkatan mutu pendidikan, penguatan kolaborasi penelitian, serta kontribusi terhadap pengembangan keilmuan akuntansi sektor publik.
Forum FDAP 2026 mengangkat isu strategis mengenai peran akuntansi publik dalam menghadapi krisis dan ketidakpastian global, khususnya dalam memperkuat akuntabilitas untuk membangun ketahanan yang berkelanjutan. Salah satu pemahaman penting yang diperoleh dari kegiatan ini adalah bahwa pendidikan akuntansi publik perlu terus beradaptasi dengan perubahan lingkungan strategis. Perkembangan teknologi, tekanan fiskal, ketidakpastian global, serta meningkatnya tuntutan transparansi dan akuntabilitas publik membutuhkan lulusan yang tidak hanya memiliki kompetensi teknis, tetapi juga kemampuan analitis, kritis, etis, dan adaptif.
Melalui partisipasi dalam FDAP 2026, Prodi Akuntansi Sektor Publik, Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM terus memperkuat peran dan kontribusinya dalam membangun jejaring akademik, mendorong kolaborasi lintas institusi, serta mengembangkan pendidikan dan keilmuan akuntansi publik yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan tantangan global. Kegiatan ini sekaligus mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4: Pendidikan Berkualitas, SDG 16: Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh, serta SDG 17: Kemitraan untuk Mencapai Tujuan. [Red. Faiz Zamzami , Editor: Nita Anida]


