Oleh: Bagaskara, Yudistira Hendra Permana, Anisa Nurpita, Ega Bashiela Hartono, Nandita Putri Kartika Dewi , Ruth Febriani Manullang
Sleman, 20 Agustus 2026, Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM kembali menunjukkan komitmennya dalam penguatan kapasitas SDM perbankan melalui program pelatihan teknik penilaian properti agunan. Pelatihan ini diselenggarakan untuk memberikan pemahaman teknis mendalam mengenai penentuan nilai likuidasi aset agunan lelang yang akurat, obyektif, dan sesuai dengan regulasi perbankan yang berlaku.
Melalui kegiatan ini, peserta yang terdiri dari para analis kredit dan pejabat perbankan dibekali keterampilan praktis mulai dari tinjauan yuridis agunan, verifikasi kondisi fisik properti di lapangan, hingga penerapan diskon likuidasi berdasarkan tingkat likuiditas pasar. Langkah ini menjadi krusial dalam memitigasi risiko kredit serta memastikan proses eksekusi lelang agunan berjalan secara transparan dan efisien.
Pelaksanaan pelatihan ini turut mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya Tujuan ke 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) melalui penguatan sektor keuangan lokal, serta Tujuan ke 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui sinergi antara akademisi dan praktisi industri jasa keuangan.

Pelatihan teknis ini menghadirkan narasumber dari kalangan akademisi Penilaian Properti serta praktisi penilai publik dari Departemen Ekonomika Bisnis Sekolah Vokasi UGM. Dalam paparannya, pemateri menekankan bahwa ketepatan dalam menentukan exposure time dan nilai likuidasi merupakan kunci utama agar aset agunan yang dilelang dapat terserap pasar secara optimal tanpa mengabaikan prinsip kehati-hatian (prudential banking).
Melalui pelatihan lanjutan ini, diharapkan para peserta mampu mengimplementasikan standar penilaian yang tepat di lembaga masing-masing. Hal ini tidak hanya membantu bank dalam menekan rasio kredit bermasalah (Non-Performing Loan/NPL), tetapi juga memberikan kepastian hukum dan perlindungan nilai aset bagi para pemangku kepentingan. [Red. Bagas]
