
Yogyakarta – Literasi keuangan menjadi salah satu kecakapan penting yang perlu dimiliki generasi muda, terutama di tengah maraknya paparan perjudian dan pinjaman daring ilegal yang menyasar kalangan remaja. Menyadari hal tersebut, sekelompok mahasiswa berhasil mengembangkan sebuah media pembelajaran kreatif berbentuk board game edukatif yang dipadukan dengan teknologi Augmented Reality (AR) bernama GOTALI, yang mengangkat tema literasi keuangan sebagai upaya membentuk generasi muda desa yang melek finansial.
GOTALI lahir dari Program Kreativitas Mahasiswa bidang Pengabdian kepada Masyarakat (PKM-PM) tahun 2026, di bawah dampingan Raden Roro Fosa Sarassina, M.BA., Ph.D. Tim ini diketuai oleh Amanda Putri Aulia, beranggotakan Najwa Gita Cahyani, Nadia Aulia Nurul Hidayah, dan Rizal Akhmad Ghivani. Sebagai wujud komitmen terhadap mutu dan kredibilitas produk, GOTALI telah melalui proses validasi oleh ahli sebelum diterapkan kepada masyarakat sasaran mencakup peninjauan kesesuaian materi edukasi, keakuratan konsep finansial, hingga efektivitas instrumen pembelajaran dalam permainan. Masukan para ahli inilah yang menjadi fondasi penyempurnaan GOTALI, memastikan GOTALI tidak sekadar menarik secara visual, tetapi juga kokoh secara substansi dan aplikatif bagi generasi muda desa. Secara konsep, GOTALI menggabungkan papan permainan interaktif dengan kartu bergambar yang dapat dipindai melalui teknologi AR, menghadirkan konten edukatif seputar literasi keuangan dalam format yang imersif dan mudah dicerna oleh anak-anak maupun remaja.

Proses perancangan GOTALI dilakukan melalui beberapa tahapan, mulai dari penyusunan instrumen dan materi edukasi, perancangan konten permainan dan kartu AR, penyusunan Buku Pedoman Mitra, hingga desain visual papan permainan dan kemasan produk. Seluruh tahapan tersebut dilaksanakan secara kolaboratif oleh tim mahasiswa dengan mengintegrasikan prinsip pembelajaran berbasis permainan (game-based learning). Melalui mekanisme permainan yang sederhana namun bermakna, pemain diajak untuk aktif berpikir, berdiskusi, serta memahami konsep keuangan secara reflektif.
Lebih dari sekadar inovasi pembelajaran, GOTALI memiliki relevansi nyata terhadap pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Program ini berkontribusi pada SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan media pembelajaran yang inklusif dan kreatif, sekaligus SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan menumbuhkan kesadaran pengelolaan keuangan sejak dini sebagai fondasi kesejahteraan ekonomi jangka panjang.
Melalui GOTALI, mahasiswa tidak hanya dituntut memahami literasi keuangan secara teoritis, tetapi juga menerjemahkannya menjadi produk inovatif yang membawa nilai edukatif dan sosial nyata. GOTALI menjadi bukti konkret bahwa kreativitas mahasiswa dapat diarahkan untuk menghasilkan solusi yang kontekstual, aplikatif, dan berdampak bagi masyarakat desa. Ke depan, program ini diharapkan dapat terus dikembangkan dan direplikasi ke desa-desa lain, sebagai langkah memperkuat literasi keuangan generasi muda Indonesia secara lebih luas. [Red. Fosa]
