Mahasiswa Program Studi Manajemen dan Kebijakan Publik (MPP) Angkatan 2022, Gymna Cahyo, mempresentasikan hasil Tugas Akhir berjudul “Kajian Assessment Sales Ratio dan Potential Loss dalam Penentuan Prioritas Pemutakhiran Nilai Jual Objek Pajak Menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP)” di Badan Keuangan dan Aset Daerah (BKAD) Kabupaten Gunungkidul pada Jumat 14 Agustus 2026. Kegiatan ini turut didampingi oleh dosen pembimbing, Ibu Fatima Putri Prativi, S.T., M.Ec.Dev., serta dihadiri oleh perwakilan dari Bidang Pendapatan dan Bidang Pelayanan BKAD Kabupaten Gunungkidul.

Presentasi tersebut menjadi bagian dari upaya untuk menyampaikan hasil kajian akademik yang dapat memberikan gambaran mengenai kondisi perpajakan, khususnya Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) di Kabupaten Gunungkidul. Kajian ini disusun dengan melihat pentingnya pemutakhiran Nilai Jual Objek Pajak (NJOP) sebagai salah satu aspek dalam mendukung pengelolaan PBB-P2. Melalui pendekatan assessment sales ratio dan potential loss yang kemudian dianalisis menggunakan Analytical Hierarchy Process (AHP), penelitian ini menghasilkan rekomendasi mengenai prioritas wilayah yang dapat menjadi pertimbangan dalam proses pemutakhiran NJOP.
Penelitian dilakukan pada empat kalurahan di Kecamatan Wonosari Kabupaten Gunungkidul, yaitu Kalurahan Wonosari, Kalurahan Kepek, Kalurahan Baleharjo, dan Kalurahan Selang, serta mencakup penilaian terhadap enam properti khusus. Hasil kajian tersebut memberikan gambaran mengenai kondisi nilai objek pajak dan potensi penerimaan yang dapat menjadi bahan pertimbangan bagi pemerintah daerah dalam menentukan arah kebijakan pengelolaan PBB-P2. Dengan demikian, hasil penelitian tidak hanya berorientasi pada aspek akademik, tetapi juga memiliki keterkaitan langsung dengan kebutuhan pemerintah daerah dalam meningkatkan efektivitas pengelolaan pendapatan dari sektor perpajakan.
Pemaparan hasil Tugas Akhir di hadapan Bidang Pendapatan dan Bidang Pelayanan BKAD Kabupaten Gunungkidul juga menjadi ruang untuk mempertemukan hasil kajian akademik dengan kebutuhan praktis di lapangan. Hasil penelitian dinilai applicable karena dapat memberikan rekomendasi dan gambaran yang dapat digunakan sebagai salah satu bahan pertimbangan dalam menentukan prioritas pemutakhiran NJOP serta mengidentifikasi potensi penerimaan maupun potential loss dari PBB-P2. Upaya tersebut diharapkan dapat mendukung optimalisasi pendapatan daerah, khususnya melalui pengelolaan PBB-P2 yang lebih tepat sasaran.

Kegiatan ini sekaligus menunjukkan bahwa Tugas Akhir mahasiswa Program Studi MPP tidak berhenti pada pemenuhan kebutuhan akademik, tetapi dapat memberikan kontribusi nyata bagi pemerintah dan perkembangan daerah. Melalui penerapan metode dan analisis yang relevan terhadap permasalahan di lapangan, mahasiswa mampu menghasilkan kajian yang dapat menjadi masukan bagi pemerintah daerah dalam merumuskan kebijakan. Kolaborasi antara dunia akademik dan pemerintah seperti ini menjadi salah satu bentuk nyata kontribusi mahasiswa dalam menghadirkan solusi berbasis data untuk mendukung tata kelola pemerintahan dan peningkatan Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kabupaten Gunungkidul serta mendukung SDGs 10 Reduced Inequalities dan SDGs 17 Partnerships for the Goals. [Red. Gymna Cahyo]
