Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY ā Dalam rangka mengembangkan pemahaman finansial masyarakat serta memperkuat kapasitas warga secara menyeluruh, mahasiswa Universitas Gadjah Mada (UGM) melalui program KKN-PPM di Padukuhan Janti mengusung berbagai kegiatan strategis. Fokus utama meliputi pengelolaan persampahan dan peningkatan kapasitas KPSM, pelatihan pembuatan dan pemasaran pakan lokal untuk ternak dan ikan, penguatan sentra industri melalui pelatihan serta pengembangan merek produk UMKM, penanggulangan stunting, pendampingan PHBS dan Germas, serta pengelolaan Badan Usaha Milik Kalurahan (BUMKal) guna mendorong kemandirian ekonomi desa secara berkelanjutan.
Kegiatan edukasi literasi keuangan dihadirkan oleh mahasiswa KKN UGM di Padukuhan Janti, Caturtunggal, Depok, Sleman, DIY, melalui dua sesi utama yang menyasar dua kelompok sasaran berbeda: ibu-ibu PKK sebagai pengelola keuangan rumah tangga, dan siswa SDN Caturtunggal 6 sebagai generasi muda yang perlu dibekali pemahaman finansial sejak dini.
Pada 11 Juli 2025, mahasiswa KKN PPM UGM YO-011 Kapanewon Depok menggelar sesi edukasi finansial bagi ibu-ibu PKK Padukuhan Janti. Fokus utama kegiatan ini adalah memberikan pemahaman mengenai bahaya pinjaman online ilegal (pinjol) yang marak menjerat masyarakat dengan bunga tinggi dan praktik penagihan yang tidak manusiawi.
Sesi ini berlangsung interaktif, di mana peserta aktif bertanya dan berbagi pengalaman terkait pinjol. Amalia, salah satu mahasiswa dari program studi Perbankan 2022 yang terlibat, menyampaikan pentingnya sosialisasi ini. āKegiatan ini membuka mata kami bahwa masih banyak masyarakat yang belum paham risiko pinjaman ilegal. Kami berharap, edukasi ini bisa mendorong mereka untuk lebih waspada dan bijak dalam mengambil keputusan finansial,ā ujarnya.
Mahasiswa tidak hanya menyampaikan materi teoritis, tetapi juga memberikan penjelasan praktis mengenai cara membedakan pinjaman resmi dan ilegal, serta strategi mengelola keuangan rumah tangga agar tidak terjebak utang.
Selanjutnya, pada 29 Juli 2025, tim KKN PPM UGM YO-011 Kapanewon Depok mengunjungi SDN Caturtunggal 6 untuk menanamkan pentingnya menabung dan pengelolaan uang kepada siswa kelas 1 hingga 3. Kegiatan ini dirancang interaktif dan menyenangkan, dengan penggunaan permainan, kuis, serta hadiah kecil bagi siswa yang aktif.
Amalia juga turut serta dalam sesi ini dan mengungkapkan rasa senangnya bisa menyampaikan materi finansial ke generasi muda. āKami ingin anak-anak ini tumbuh dengan kebiasaan finansial yang sehat, agar kelak mereka menjadi pribadi yang mandiri dan bijak secara ekonomi,ā ucapnya.
Anak-anak tampak antusias mengikuti sesi, yang disusun dengan metode sederhana namun edukatif. Mereka diperkenalkan pada konsep dasar seperti nilai uang, pentingnya menabung, serta cara sederhana mengelola uang saku.
Kedua kegiatan ini merupakan bagian dari program KKN-PPM UGM YO-011 Kapanewon Depok yang lebih luas, yang juga mencakup pelatihan pengelolaan sampah, promosi hidup sehat, pencegahan stunting, serta penguatan industri lokal melalui produksi dan pemasaran pakan ternak dan ikan. Dengan latar belakang akademik di bidang Perbankan, para mahasiswa memiliki kapasitas dan pengetahuan untuk menyampaikan materi finansial secara akurat dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat.
Inisiatif ini sekaligus mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), khususnya dalam aspek edukasi berkualitas, pertumbuhan ekonomi inklusif, dan pengentasan kemiskinan. Melalui dua pendekatan berbeda kepada orang dewasa dan anak-anak, program ini menunjukkan bahwa literasi keuangan harus dimulai sejak dini dan terus diperkuat seiring bertambahnya usia.
Kegiatan KKN PPM UGM ini membuktikan bahwa pendidikan keuangan bukan hanya soal angka dan teori, tetapi juga tentang membangun kesadaran, mengubah kebiasaan, serta menyiapkan masyarakat yang lebih sejahtera di masa depan. [Red. Amesta]
Ā

