Yogyakarta — Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DEB SV UGM) melakukan langkah strategis dengan menjajaki kerja sama bersama Inspektorat Badan Perencanaan Pembangunan Nasional pada Rabu, 22 April 2026. Pertemuan ini menjadi bagian dari komitmen kedua institusi dalam memperkuat sinergi antara dunia akademik dan instansi pemerintah.
Pertemuan tersebut dihadiri oleh perwakilan Inspektorat Bappenas, Oktoriaka, S.E., Ak., M.M. (Inspektur Utama Kementerian PPN/Bappenas), Melyastarda, S.E., Ak., M.Ak., CA (Kepala Bagian Program dan Tata Usaha Inspektorat Utama Bappenas), serta Irfan Erfan Nurdin (Pranata Komputer Ahli Pertama Inspektorat Utama Bappenas).
Dalam pertemuan tersebut, kedua belah pihak membahas berbagai peluang kolaborasi, khususnya dalam penyelenggaraan program pelatihan yang berfokus pada bidang fraud, audit, GRC, manajemen, dan lain-lain. Kolaborasi ini diharapkan mampu menjawab kebutuhan peningkatan kompetensi yang relevan dengan dinamika tata kelola pemerintahan modern.

Dalam diskusi, Oktoriaka, S.E., Ak., M.M menyampaikan bahwa kebutuhan diklat ke depan tidak hanya bersifat formal, tetapi juga harus memberikan dampak nyata serta pengalaman yang berkesan bagi peserta. Hal ini menjadi masukan penting dalam perancangan program pelatihan yang lebih aplikatif dan relevan dengan kebutuhan di lapangan.
Rencana kerja sama ini diharapkan dapat segera ditindaklanjuti dalam bentuk program pelatihan yang tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga aplikatif dan berdampak langsung. Program tersebut nantinya diharapkan mampu meningkatkan kompetensi profesional di bidang pengawasan, manajemen risiko, serta pencegahan fraud.
Kegiatan ini juga sejalan dengan upaya pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals/SDGs), khususnya:
• SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan program pelatihan yang meningkatkan kompetensi dan kapasitas sumber daya manusia,
• SDG 8 (Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) dengan mendorong profesionalisme dan kualitas tenaga kerja di sektor publik,
• SDG 16 (Perdamaian, Keadilan, dan Kelembagaan yang Tangguh) melalui penguatan sistem pengawasan, pencegahan fraud, serta tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.
Melalui inisiasi ini, DEB SV UGM menegaskan komitmennya untuk terus berkontribusi dalam pengembangan kapasitas sumber daya manusia nasional serta mendukung tata kelola pemerintahan yang baik dan akuntabel. [Red. Web Admin]
