Alkansa Fauziyyah, mahasiswi Jurusan Akuntansi Sektor Publik Fakultas Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada angkatan 2022, berhasil menorehkan prestasi membanggakan dengan meraih Juara 1 dalam Lomba Inovasi Mahasiswa Kategori Essay yang diselenggarakan oleh Asosiasi Masjid Kampus Indonesia (AMKI) di Universitas Brawijaya. Kompetisi bergengsi tingkat nasional ini berlangsung secara offline dari 31 Oktober – 2 November 2025
Lomba Essay AMKI merupakan ajang kompetisi individu yang bertujuan mendorong mahasiswa untuk menuangkan ide-ide inovatif dan gagasan kreatif yang relevan dengan isu-isu strategis masjid di era modern. Kompetisi ini menjadi wadah bagi generasi muda untuk berkontribusi dalam pengembangan peran masjid sebagai pusat peradaban dan pemberdayaan umat.
Perjalanan Alkansa meraih prestasi ini bukanlah hal yang mudah. Di tengah kesibukannya menjalani program magang dan mengerjakan tugas akhir, ia harus membagi waktu dengan sangat ketat. Yang membuat perjalanannya semakin menantang adalah fakta bahwa ia belum pernah memiliki pengalaman menulis essay sebelumnya.
“Awalnya saya merasa sangat terbebani. Magang, tugas akhir, dan sekarang harus menulis essay untuk lomba. Saya bahkan tidak tahu harus mulai dari mana,” ungkap Alkansa mengingat masa-masa penuh perjuangan tersebut.
Namun, tekad Alkansa tidak pernah surut. Dengan dukungan penuh dari orang tua dan teman-teman yang terus memberikan semangat, ia mulai mencari informasi dari berbagai media untuk mempelajari teknik penulisan essay yang baik. Setiap malam setelah pulang magang, Alkansa meluangkan waktu untuk membaca referensi dan menyusun kerangka tulisannya. Di sela-sela mengerjakan tugas akhir, ia mencuri waktu untuk menulis dan menyempurnakan essaynya.
“Dukungan orang tua dan teman-teman sangat berarti. Mereka yang selalu mengingatkan saya untuk tidak menyerah ketika merasa lelah. Itu yang membuat saya terus bertahan,” kenang Alkansa dengan haru.
Kerja keras dan ketekunan Alkansa akhirnya membuahkan hasil manis. Essaynya dinilai paling inovatif dan komprehensif dalam mengangkat isu strategis masjid kampus di era digital. Prestasi ini membuktikan bahwa dengan tekad kuat, manajemen waktu yang baik, dan dukungan dari orang-orang terkasih, tidak ada yang tidak mungkin untuk diraih, bahkan di tengah kesibukan dan keterbatasan pengalaman. [Red. Alkansa]


