Yogyakarta – Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DEB SV UGM) terus berkomitmen meningkatkan kualitas layanan akademik dan lingkungan pembelajaran melalui evaluasi yang melibatkan mahasiswa. Salah satu bentuk evaluasi tersebut dilakukan melalui penilaian kepuasan mahasiswa terhadap kemampuan dosen, tenaga kependidikan, pengelola, serta kualitas sarana dan prasarana yang mendukung kegiatan akademik.
Sebagai bagian dari upaya evaluasi dan peningkatan kualitas layanan, DEB SV UGM menyebarkan kuesioner kepuasan layanan kepada mahasiswa untuk memperoleh gambaran mengenai persepsi mahasiswa terhadap pelayanan yang diberikan. Kuesioner pertama mencakup beberapa aspek, mulai dari kemampuan, responsivitas, kepedulian, dan pemberian keyakinan dalam pelayanan oleh dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola, hingga penilaian terhadap kecukupan, aksesibilitas, dan kualitas sarana dan prasarana. Setiap pertanyaan menggunakan lima kategori penilaian, yaitu Sangat Baik, Baik, Cukup, Kurang, dan Sangat Kurang. Jawaban mahasiswa kemudian direkap berdasarkan jumlah responden pada masing-masing kategori dan dihitung persentasenya dari keseluruhan mahasiswa yang mengisi kuesioner. Hasil tersebut selanjutnya disajikan dalam bentuk diagram pie untuk memberikan gambaran visual mengenai tingkat kepuasan mahasiswa pada setiap aspek layanan.
Hasil survei yang pertama menunjukkan bahwa secara umum mahasiswa memberikan penilaian yang positif terhadap layanan yang diberikan oleh DEB SV UGM. Dari lima aspek yang dinilai, mayoritas responden memberikan penilaian pada kategori āSangat Baikā dan āBaikā, yang mencerminkan tingkat kepuasan mahasiswa terhadap layanan dan fasilitas yang tersedia.Ā

Dalam hal kemampuan dosen, tenaga kependidikan, dan pengelola untuk memberikan pelayanan, mayoritas responden merasa sangat puas. Tercatat sebanyak 71,4% responden memberikan predikat “Sangat Baik” dan 28,6% sisanya menilai “Baik”. Menariknya, tidak ada satu pun responden yang memberikan nilai cukup, kurang, maupun sangat kurang, yang membuktikan bahwa mahasiswa merasa kebutuhan mereka telah terlayani dengan sangat baik.

Tidak hanya kompeten secara administratif dan akademik, para sivitas akademika di DEB SV UGM juga dinilai memiliki tingkat kepedulian yang tinggi. Penilaian terhadap kesediaan memberikan perhatian kepada mahasiswa mencatatkan angka 64,3% untuk kategori “Sangat Baik” dan 35,7% untuk kategori “Baik”. Angka yang sama persis juga terlihat pada aspek kemauan pihak pengelola dan pendidik dalam membantu mahasiswa serta memberikan jasa dengan cepat. Sikap yang ramah, terbuka, dan responsif dari pihak kampus dinilai sukses menciptakan suasana yang membuat mahasiswa merasa sangat diperhatikan dan didukung penuh. Meski demikian, pihak departemen juga mengapresiasi masukan dari sejumlah mahasiswa yang berharap adanya peningkatan dalam ketepatan waktu pelayanan dan kecepatan respons agar bantuan dapat diberikan secara lebih efektif lagi ke depannya.

Kepercayaan mahasiswa terhadap prosedur dan kebijakan kampus juga tergolong tinggi. Terkait kemampuan kampus dalam memberikan keyakinan bahwa pelayanan yang diberikan telah sesuai dengan ketentuan, sebanyak 64,3% responden menilainya “Sangat Baik”, diikuti 28,6% dengan penilaian “Baik”, dan hanya 7,1% yang menilai “Cukup”. Hal ini menunjukkan bahwa kejelasan kebijakan dan kepatuhan prosedur membuat mahasiswa merasa aman dan percaya dengan sistem yang berjalan. Mahasiswa pun menaruh harapan besar agar konsistensi kualitas pelayanan ini dapat terus dipertahankan.

Di balik tingginya tingkat kepuasan pada aspek pelayanan SDM, evaluasi ini juga menyoroti aspek infrastruktur penunjang. Untuk kecukupan, aksesibilitas, dan kualitas sarana prasarana, separuh dari total responden (50,0%) memberikan nilai “Sangat Baik”, disusul 42,9% yang menilai “Baik”. Meskipun fasilitas kampus secara umum dirasa sudah memadai dan mudah untuk diakses, masih terdapat 7,1% responden yang memberikan penilaian “Kurang”. Keluhan dari para mahasiswa berpusat pada tantangan infrastruktur di jam-jam sibuk, khususnya mengenai kapasitas lift dan area parkir yang dirasa belum optimal.
Sementara itu, pada survei kepuasan selanjutnya mencakup lima aspek utama, yaitu fasilitas, akademik dan pembelajaran, layanan administrasi, dosen dan tenaga kependidikan, serta responsiveness atau empati. Penilaian dilakukan menggunakan skala 1ā7, dengan nilai yang semakin tinggi menunjukkan tingkat kepuasan mahasiswa yang semakin positif. Rata-rata penilaian setiap aspek disajikan dalam diagram batang (bar chart) untuk memberikan gambaran umum mengenai tingkat kepuasan mahasiswa.
Berdasarkan hasil pengolahan data dari 49 responden, kelima aspek yang dinilai menunjukkan rata-rata kepuasan yang relatif tinggi. Aspek fasilitas memperoleh rata-rata tertinggi, yaitu 6,70, disusul oleh dosen dan tenaga kependidikan sebesar 6,69, responsiveness atau empati sebesar 6,63, akademik dan pembelajaran sebesar 6,56, serta layanan administrasi sebesar 6,50.

Hasil survei menunjukkan bahwa mahasiswa memberikan penilaian positif terhadap berbagai aspek layanan di Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (DEB SV UGM). Pada aspek fasilitas, rata-rata kepuasan mencapai 6,70, dengan nilai tertinggi pada perlengkapan dan fasilitas kelas (6,84), fasilitas WiFi UGM (6,82), serta kebersihan ruang kuliah (6,80). Sementara itu, aspek akademik dan pembelajaran memperoleh rata-rata 6,56, dengan penilaian tinggi pada pemberian bahan ajar oleh dosen (6,76), kerja sama pengembangan kompetensi (6,73), dan kemampuan dosen dalam menjelaskan materi (6,73). Aspek layanan administrasi memperoleh rata-rata 6,50, sedangkan dosen dan tenaga kependidikan mencapai 6,69, yang menunjukkan apresiasi mahasiswa terhadap kualitas layanan, kompetensi dosen, serta relevansi kurikulum dengan kebutuhan dunia kerja.
Pada aspek responsiveness dan empati, rata-rata kepuasan mahasiswa mencapai 6,63, dengan penilaian tertinggi pada pelayanan yang santun dan penuh tanggung jawab (6,76) serta perhatian dan bantuan secara individual kepada mahasiswa (6,71). Meskipun secara umum seluruh aspek memperoleh nilai rata-rata di atas 6,50 dari skala 1ā7, beberapa indikator masih memiliki ruang untuk ditingkatkan, khususnya penyampaian informasi layanan akademik (5,55), sistem pendaftaran online mahasiswa baru (5,90), serta fasilitas laboratorium (6,35).
Hasil survei kepuasan ini tentu bukanlah sebuah garis akhir, melainkan pijakan penting bagi DEB SV UGM untuk terus merancang berbagai langkah perbaikan yang berkelanjutan. Keterlibatan mahasiswa dalam evaluasi menjadi bagian penting dalam menciptakan layanan pendidikan yang responsif terhadap kebutuhan sivitas akademika. Masukan yang diberikan tidak hanya menjadi gambaran mengenai kondisi layanan saat ini, tetapi juga menjadi dasar bagi departemen untuk merancang berbagai langkah perbaikan secara berkelanjutan.Ā
Dengan hasil penilaian yang secara umum menunjukkan respons positif, DEB SV UGM akan terus berupaya menghadirkan layanan akademik yang berkualitas, responsif, dan berorientasi pada kebutuhan mahasiswa, serta memastikan tersedianya lingkungan pembelajaran yang mendukung proses pendidikan dan pengembangan kompetensi mahasiswa.
