Tiga Mahasiswa UGM, Tim Pengendali Deadline, Arif Rizki Pambudi dan Nurul Anisyah dari Program Studi Akuntansi Sektor Publik Angkatan 2025 serta Iqbal Cannavaro dari Program Studi Hukum Angkatan 2025 berhasil meraih Juara II pada kompetisi BIMITS Science Week (BSW) 2026 kategori Essay. Kompetisi tersebut merupakan event tahunan tingkat nasional yang diselenggarakan oleh Departemen Keilmiahan Bidikmisi Institut Teknologi Sepuluh Nopember (BIMITS) pada Sabtu, 12 September 2026 di Lt. 11 Tower 2 Institut Teknologi Sepuluh Nopember, Surabaya. BSW 2026 diikuti oleh 11 tim dari 5 universitas di seluruh Indonesia.
Tema Kompetisi Essay Nasional BSW 2026 yaitu “Sinergi Inovasi Multidisiplin: Manifestasi Teknologi dalam Mewujudkan Masa Depan Berkelanjutan”, mengajak mahasiswa mengeksplorasi inovasi teknologi, serta solusi yang berkelanjutan. Dalam essay ini, Tim Pengendali Deadline menawarkan solusi, yaitu sebuah aplikasi bernama Trashvest yang memadukan manajemen pengelolaan sampah dengan pembentukan aset finansial secara langsung di area akademik Universitas Gadjah Mada. Melalui Trashvest, civitas akademika UGM akan terstimulasi untuk memilah sampah dan menjaga kebersihan lingkungan karena mereka bisa melihat pertumbuhan portofolio investasi secara real-time melalui sampah yang mereka setorkan.
Pelaksanaan kompetisi BSW 2026 berlangsung melalui dua tahapan, yaitu pengumpulan esai dan tahap final. Pada tahap pertama, peserta mengumpulkan karya esai yang memuat gagasan dan solusi sesuai dengan tema kompetisi. Tim Pengendali Deadline berhasil lolos ke tahap final dan berkesempatan mempresentasikan gagasan Trashvest di hadapan dewan juri. Pada tahap final, tim menyampaikan konsep melalui media presentasi serta mengikuti sesi tanya jawab untuk menjelaskan aspek inovasi, implementasi, dan keberlanjutan dari gagasan yang ditawarkan.. Selama mengikuti kompetisi, tim memperoleh pendampingan dari Ibu Fatima Putri Prativi, S.T., M.Ec.Dev, Dosen Manajemen Penilaian Properti DEB SV.
Gagasan Trashvest juga memiliki keterkaitan dengan Sustainable Development Goals (SDGs). Dari sisi ekonomi, Trashvest mendukung SDG 8 (Decent Work and Economic Growth) melalui perluasan inklusi keuangan dan akses investasi bagi Generasi Z. Dari sisi inovasi, penerapan Smart Drop Point berbasis Internet of Things (IoT) mendukung SDG 9 (Industry, Innovation and Infrastructure) melalui pemanfaatan teknologi digital dalam pengelolaan sampah. Selanjutnya, penerapan konsep Smart Green Campus berkontribusi terhadap SDG 11 (Sustainable Cities and Communities) dengan mendorong terciptanya lingkungan kampus yang lebih cerdas, bersih, dan berkelanjutan. Sementara itu, pemilahan sampah sejak dari sumber dan pemanfaatannya kembali sebagai bagian dari rantai ekonomi mendukung SDG 12 (Responsible Consumption and Production) melalui penguatan prinsip ekonomi sirkular.
Identitas Peserta Lomba
| No | Nama | NIM | Program Studi | Keterangan |
| 1 | Arif Rizki Pambudi | 25/556052/SV/25876 | Akuntansi Sektor Publik | Ketua |
| 2 | Nurul Anisyah | 25/556506/SV/25946 | Akuntansi Sektor Publik | Anggota 1 |
| 3 | Iqbal Cannavaro | 25/556682/HK/24398 | Hukum | Anggota 2 |
[Red. Nurul Anisyah]


