Departemen Ekonomi Bisnis Sekolah Vokasi UGM menggelar kuliah umum bertajuk “Public Goods: Tragedy of the Common Pool Resources and Rule of Community Empowerment” yang dilaksanakan secara hybrid. Kegiatan ini diselenggarakan di Ruang R.104 DEB SV UGM dengan menghadirkan narasumber Robert Ferenc Verzteg, profesor dari Waseda University, Jepang. Acara ini juga turut dihadiri oleh Dekan Sekolah Vokasi UGM, Prof. Dr.-Ing. Ir. Agus Maryono, IPM, ASEAN Eng, yang memberikan sambutan kepada para peserta kuliah umum.
Terselenggaranya acara ini bertujuan agar para peserta dapat memahami serta menyikapi isu perekonomian berkelanjutan secara komprehensif. Kegiatan yang diikuti oleh hampir seratus mahasiswa/i Pembangunan Ekonomi Kewilayahan ini menghadirkan pemaparan dari Profesor Verzteg mengenai pentingnya pengelolaan sumber daya bersama (common pool resources) secara berkelanjutan, termasuk berbagai faktor yang menyebabkan kegagalan pasar dalam pengelolaannya. Selain itu, beliau juga mendorong penerapan pendekatan berbasis komunitas dalam pembangunan ekonomi kewilayahan, serta mengaitkan teori ekonomi dengan praktik nyata sebagai upaya mendukung pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs).
Tidak hanya berfokus pada pemaparan materi, acara ini juga memberikan ruang interaksi kepada peserta melalui studi kasus dan eksperimen. Peserta dibagi ke dalam kelompok kecil untuk melakukan simulasi kontribusi terhadap barang publik (public goods) serta mengidentifikasi perilaku free rider. Dalam sesi ini, turut dibahas konsep klasifikasi barang (public goods, private goods, dan common pool resources), tragedy of the commons, eksternalitas, serta kegagalan pasar. Selain itu, diperkenalkan pula teori pengelolaan sumber daya berbasis komunitas oleh Elinor Ostrom dan eksperimen public goods game, yang memberikan pemahaman mengenai pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam perumusan kebijakan berkelanjutan.
Hal ini menegaskan pentingnya pemberdayaan masyarakat dalam perumusan kebijakan berkelanjutan, khususnya dalam konteks pengelolaan sumber daya bersama yang membutuhkan partisipasi aktif berbagai pihak. Kegiatan ini juga sejalan dengan implementasi Sustainable Development Goals (SDGs), yang mencakup SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyelenggaraan kuliah umum internasional guna memperluas wawasan mahasiswa terhadap isu global, SDG 17 (Kemitraan untuk Mencapai Tujuan) melalui kolaborasi akademik lintas negara antara DEB SV UGM dan Waseda University, serta SDG 11 (Kota dan Komunitas Berkelanjutan) melalui pembahasan manajemen sumber daya yang inklusif. Melalui inisiatif ini, DEB SV UGM terus menunjukkan komitmennya dalam menghadirkan ruang pembelajaran yang terbuka, kolaboratif, dan adaptif terhadap dinamika global sekaligus relevan dengan tantangan pembangunan berkelanjutan di tingkat lokal maupun internasional. [Red. Laksmi]


