YOGYAKARTA – Dosen Departemen Ekonomika dan Bisnis, Sekolah Vokasi (SV) Universitas Gadjah Mada (UGM), Fani Pramuditya, S.E., M.Sc., bersama dengan mahasiswa Program Studi Perbankan, Bima Aditiya, terlibat dalam riset strategis mengenai Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) dalam konteks ASEAN MSMEs. Keterlibatan ini berfokus pada eksplorasi dan pengumpulan data lapangan untuk menganalisis secara mendalam dampak faktor internal dan eksternal yang memengaruhi performa UMKM yang dikelola oleh wanita di empat wilayah penyangga strategis: Kabupaten Bekasi, Kabupaten Cianjur, Kota Depok, dan Kabupaten Sukabumi.
Kegiatan riset ini merupakan bagian integral dari upaya akademis untuk menghasilkan pemahaman yang kuat (robust findings) mengenai dinamika performa bisnis wanita, yang seringkali menjadi pilar penting bagi ketahanan ekonomi lokal dan nasional. Metode pengumpulan data utama yang digunakan adalah wawancara mendalam (in-depth interviews) dengan para pelaku UMKM wanita di kota-kota tersebut. Pemilihan metode ini bertujuan untuk mengeksplorasi konteks dan narasi pengalaman yang lebih kaya, sehingga mampu memberikan justifikasi teoritis dan empiris yang lebih kuat terhadap temuan penelitian.
Menariknya, interaksi yang terjalin selama proses wawancara ternyata memberikan dampak berkelanjutan (lasting impact) bagi para pelaku UMKM. Diskusi yang terstruktur selama proses penggalian data secara tidak langsung telah mendorong para wanita pengusaha ini untuk melakukan refleksi strategis terhadap operasional dan model bisnis mereka. Dampak ini terwujud dalam peningkatan kualitas produk, efisiensi operasional, dan adaptasi strategi bisnis yang signifikan (business upgrade) yang terus diterapkan hingga saat ini.
Ke depannya, riset ini diharapkan tidak hanya berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi mampu bertransformasi menjadi rekomendasi kebijakan yang relevan. Diharapkan hasil temuan dapat mendorong formulasi program pendampingan dan kebijakan afirmatif yang spesifik, yang selaras dengan upaya pengarusutamaan gender (SDG 5: Kesetaraan Gender) dan mendukung pertumbuhan ekonomi inklusif (SDG 8: Pekerjaan Layak dan Pertumbuhan Ekonomi) di kawasan ASEAN. Penelitian ini menegaskan peran aktif Sekolah Vokasi UGM sebagai institusi pendidikan tinggi dalam memfasilitasi peningkatan kapasitas ekonomi masyarakat dan menyumbangkan data yang valid untuk pengambilan keputusan berbasis bukti (evidence-based policy making). [Red. Fani]

