Gunungkidul – Tim pengabdian kepada masyarakat Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB), Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM), bersama Kelompok Madu Mitra Gama mendokumentasikan Traditional Ecological Knowledge (TEK) mengenai lebah madu dan pengolahan madu di Hutan Wanagama melalui buku cerita anak berjudul “Petualangan Mengenal Madu di Hutan Wanagama”. Inisiatif ini bertujuan mengenalkan pengetahuan lokal kepada generasi muda agar tetap terjaga dan dapat diwariskan dari waktu ke waktu melalui media edukasi yang dekat dengan dunia anak.

Penyusunan buku berawal dari kunjungan tim pengabdian ke Kecamatan Banaran pada 3 Agustus 2026. Dalam kunjungan tersebut, tim berdiskusi dengan pengurus kelompok madu hutan Mitragama untuk menggali pengetahuan dan pengalaman mengenai karakteristik madu Wanagama, kehidupan lebah, serta proses pengolahan madu. Cerita dan informasi yang diperoleh menjadi bahan utama dalam menyusun narasi buku agar pengetahuan yang berkembang melalui pengalaman dan praktik masyarakat dapat terdokumentasi secara lebih luas.
Salah satu hasil yang ddiapatkan dari diskusi tersebut adalah karakteristik madu Wanagama yang ingin diperkenalkan sebagai produk dengan keunikan tersendiri dibandingkan madu komersial lainnya. Lebah yang menghasilkan madu tersebut dilepasliarkan di kawasan hutan sehingga dapat mencari sumber pakan secara alami. Kondisi ini menjadi bagian dari karakteristik pengelolaan madu Wanagama yang ingin dikenalkan kepada masyarakat, terutama generasi muda. Selain mengenal kehidupan lebah dan sumber pakannya, tim juga menggali informasi mengenai pengolahan madu Wanagama. Berdasarkan penjelasan oleh pengurus Mitragama, madu dipanaskan pada suhu sekitar 60°C tanpa mencapai titik didih sebagai bagian dari upaya menjaga kualitasnya. Pengetahuan tersebut kemudian dituangkan dalam buku cerita anak berjudul “Petualangan Mengenal Madu di Hutan Wanagama” sebagai media untuk mendokumentasikan pengetahuan lokal sekaligus mengenalkannya kepada generasi muda.

Sebagai tindak lanjut, pada 7 Oktober 2026, tim pengabdian melaksanakan diseminasi buku kepada siswa kelas II SD Banaran I. Kegiatan ini dilengkapi dengan kuis, permainan, dan sesi bercerita agar anak-anak dapat memahami isi buku dengan cara yang menyenangkan. Melalui kegiatan ini, anak-anak diajak mengenal lebah madu sekaligus memahami pentingnya menjaga lingkungan tempat lebah hidup. Kegiatan ini mendukung Sustainable Development Goals (SDGs), khususnya SDG 4 (Pendidikan Berkualitas) melalui penyediaan media pembelajaran yang edukatif dan mudah dipahami anak-anak, serta SDG 15 (Ekosistem Daratan) melalui pengenalan lebah madu dan pentingnya menjaga lingkungan hutan.

Buku cerita tersebut juga diserahkan kepada pihak Kalurahan Banaran dan Kelompok Madu Hutan Mitragama. Bersama ini, tim pengabdian DEB SV UGM berharap buku ini dapat menjadi sarana edukasi sekaligus dokumentasi Traditional Ecological Knowledge, sehingga pengetahuan mengenai lebah madu dan Hutan Wanagama dapat terus dikenal dan diwariskan kepada generasi berikutnya.
Penulis: Mutiara Ridyo Arum, S.P., M.Sc.
