15th Silent Knight International Karate Championship, merupakan kejuaraan karate internasional terbuka yang diselenggarakan oleh Persatuan Karate Hayashi-ha Kuala Lumpur dan Persekutuan Karate Malaysia (MAKAF). Kejuaraan ini berlangsung pada tanggal 17-19 April 2026 di Stadium Titiwangsa, Kuala Lumpur, Malaysia. Kejuaraan ini diikuti 7 Negara di Asia dengan total peserta mencapai 1953 Atlet.
Tim UKM Karate Universitas Gadjah Mada mengirimkan 17 Atlet terbaiknya untuk bertanding di sana dan berhasil meraih peringkat ke-6 dari total 59 Kontingen yang ikut bertanding. Tim UKM Karate UGM berhasil membawa 9 medali dengan rincian 3 medali emas, 4 medali perak, dan 3 medali perunggu. Salah satu atlet yang berhasil menyumbangkan medali adalah Fidelia Dwipuspita Purwacahya, mahasiswi program studi Manajemen dan Penilaian Properti, Departemen Ekonomika dan Bisnis, Sekolah Vokasi.
Pada kejuaraan ini, Fidelia berhasil membawa pulang 2 medali perak pada kategori Senior Female Individual Kumite +68kg dan Senior Female Team Kumite. Dalam memperebutkan medali, Fidelia harus menghadapi atlet dari Malaysia sampai babak semi final. Namun, Fidelia harus dapat berlapang dada menerima kekalahan setelah berhadapan dengan atlet dari Forki Kota Depok, Indonesia di babak final. Fidelia juga bertanding di kelas Senior Female Team Kumite bersama kedua rekannya yaitu Athifah (FAPERTA) dan Sarah (FIB). Di kelas ini, Fidelia juga membawa pulang medali perak setelah harus menerima kekalahan dari tuan rumah di babak final.
Kejuaraan ini merupakan salah satu pelajaran berharga untuk kedepannya. Meskipun harus puas dengan medali perak dan harus menerima kekalahan di babak final, harapannya kejuaraan ini dapat menjadi pelajaran dan menjadi baku loncatan untuk menjadi lebih baik di kejuaraan selanjutnya.
Prestasi ini merupakan salah satu bukti nyata dari dedikasi dan kerja keras sebagai mahasiswi Universitas Gadjah Mada. Setelah melewati 51 kali latihan selama sekitar 4 bulan, Fidelia telah membuktikan bahwa kerja keras tidak akan menghianati hasil. Hasil ini juga merupakan bukti bahwa prestasi non akademik tetap bisa berjalan beriringan dengan akademiknya sebagai mahasiswi Universitas Gadjah Mada.
Meskipun demikian, masih banyak yang harus dievaluasi pada kejuaraan kali ini, karena manusia tidak pernah lepas dari kesalahan dan kekurangan. Evaluasi ini dapat dijadikan sebagai salah satu baku loncatan dan motivasi untuk menjadi lebih baik lagi kedepannya. [Red. Fidelia]

