Yogyakarta – Publikasi yang informatif dan berdampak menjadi salah satu unsur penting dalam membangun citra institusi sekaligus menyampaikan kontribusi perguruan tinggi kepada masyarakat. Berangkat dari komitmen tersebut, Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi Universitas Gadjah Mada (UGM) terus memperkuat kompetensi pengelola kehumasan agar mampu menghasilkan berita yang tidak hanya mendokumentasikan kegiatan, tetapi juga menunjukkan dampak, manfaat, serta kontribusi Departemen Ekonomika dan Bisnis terhadap masyarakat dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). Komitmen tersebut diwujudkan melalui keikutsertaan dalam Workshop Penulisan Berita SDGs yang diselenggarakan Sekolah Vokasi UGM pada Selasa (30/6/2026) di Gedung Teaching Industry Learning Center (TILC).
Keikutsertaan Humas Departemen Ekonomika dan Bisnis dalam workshop ini merupakan bagian dari upaya meningkatkan kualitas publikasi institusi. Bagi Departemen Ekonomika dan Bisnis, publikasi tidak hanya berfungsi sebagai media penyampaian informasi mengenai kegiatan akademik, tetapi juga menjadi sarana membangun citra institusi sekaligus memperlihatkan kontribusi departemen dalam pendidikan vokasi. Oleh karena itu, peningkatan kapasitas pengelola kehumasan menjadi langkah strategis untuk menghasilkan berita yang informatif, berbasis data, serta mampu mengangkat manfaat dan dampak berbagai kegiatan bagi masyarakat.
Workshop yang diikuti sekitar 20 peserta tersebut menghadirkan Ketua Departemen, pengelola kehumasan, dan PIC pemberitaan dari berbagai unit di lingkungan Sekolah Vokasi UGM. Peserta memperoleh pembekalan mengenai strategi penguatan narasi SDGs dalam publikasi perguruan tinggi serta teknik penyusunan berita institusi yang sesuai dengan kaidah jurnalistik.
Dalam pemaparannya, Dr. Mardhani Riasetiawan, M.T. menjelaskan pentingnya membangun narasi SDGs dalam setiap publikasi perguruan tinggi. Menurutnya, penyampaian informasi yang didukung data dan dikemas melalui narasi yang tepat dapat memperlihatkan kontribusi nyata perguruan tinggi terhadap pembangunan berkelanjutan.

Dalam sesi mengenai teknik penulisan berita institusi, Erlin Estiana Yuanti, S.S., M.A. mengingatkan peserta agar tidak terjebak menulis laporan kegiatan. “Berita tidak cukup hanya menceritakan rangkaian kegiatan. Berita harus memiliki nilai berita, manfaat, dan dampak sehingga pembaca memahami mengapa informasi tersebut penting,” ujarnya. “Judul juga sebaiknya menggunakan kata kerja aktif agar lebih informatif dan menarik.”

Melalui sesi praktik, peserta didorong mengubah laporan kegiatan menjadi berita yang mengedepankan sudut pandang, manfaat, dan dampak bagi publik. Pendekatan tersebut diharapkan mampu menghasilkan publikasi yang tidak hanya mendokumentasikan aktivitas institusi, tetapi juga memperlihatkan nilai strategis setiap program yang dilaksanakan.
Ilmu yang diperoleh dari workshop ini akan diterapkan dalam penyusunan publikasi Departemen Ekonomika dan Bisnis. Melalui berita yang lebih berkualitas, berbasis data, dan berorientasi pada dampak, Departemen Ekonomika dan Bisnis berharap setiap publikasi dapat memperkuat branding institusi sekaligus menunjukkan kontribusi nyata departemen dalam mendukung pendidikan vokasi dan pencapaian Sustainable Development Goals (SDGs). [Red : Nita Anida]