YOGYAKARTA — Setiap tahun, Program Studi Sarjana Terapan Perbankan melakukan pengukuran kepuasan pemangku kepentingan yaitu, salah satunya adalah dari institusi mitra tempat mahasiswa melaksanakan magang industri. Hasil pengukuran ini menjadi bukti pelaksanaan standar mutu dan bahan evaluasi dalam Audit Mutu Internal.
Pada akhir periode magang, institusi mitra memberikan penilaian obyektif terhadap kinerja dan kapasitas mahasiswa. Evaluasi ini menjadi tolak ukur bagi program studi untuk melihat sejauh mana kurikulum dan proses pembelajaran terintegrasi dengan kebutuhan operasional perbankan serta lembaga jasa keuangan.
Aspek-Aspek Evaluasi Penilaian Magang Industri
Pengukuran kepuasan pemangku kepentingan dilakukan melalui instrumen penilaian komprehensif yang mencakup 10 aspek utama kompetensi:
- Aspek Negosiasi Bisnis: Menilai kemampuan mahasiswa dalam mengimplementasikan strategi dan taktik lobbying serta negosiasi yang efektif dengan menjunjung tinggi etika, prinsip moral, dan aspek legal selama menjalankan pekerjaan.
- Aspek Branding: Menilai sejauh mana mahasiswa mampu merepresentasikan brand perusahaan dengan baik selama periode kerja di institusi magang.
- Aspek Penilaian: Menilai kecakapan mahasiswa dalam mengumpulkan, mengolah, dan menilai data-data relevan guna mendukung pengambilan keputusan bisnis.
- Aspek Decision Making: Mengukur pola pikir kritis dan analitis mahasiswa melalui pendalaman kontekstual terhadap kasus-kasus spesifik yang dihadapi di dunia kerja.
- Aspek Operasional Bank/Jasa Keuangan: Menilai pemahaman mahasiswa mengenai prinsip, prosedur, serta sikap profesional dalam mengelola transaksi dan operasional bank maupun lembaga jasa keuangan.
- Aspek Manajemen Proyek: Menilai kemampuan mahasiswa dalam mengelola proyek atau pekerjaan yang ditugaskan dengan menerapkan prinsip manajemen proyek agar tercipta pengambilan keputusan yang efektif dan efisien.
- Aspek Studi Kasus Bidang Keuangan: Mengukur kemampuan mahasiswa dalam melakukan analisis mendalam terkait kasus-kasus keuangan perbankan/jasa keuangan di lapangan dengan memanfaatkan teori akademik sebagai rujukan.
- Aspek Produk Jasa Keuangan: Menilai pemahaman mahasiswa mengenai produk dan jasa lembaga keuangan, meliputi pengenalan fitur, kelebihan, serta kelemahan dari produk dan jasa tersebut.
- Aspek Analisis Data: Menilai ketajaman mahasiswa dalam mengidentifikasi masalah serta memilih metode analisis yang tepat untuk mendukung pengambilan keputusan bisnis.
- Aspek Proses Bisnis: Mengukur pemahaman mahasiswa terhadap pentingnya pemetaan proses bisnis dan upaya perbaikan (process improvement) pada institusi magang.
Hasil Indeks Kepuasan Institusi Magang
Berdasarkan data penilaian yang dihimpun dari berbagai institusi mitra (Bank BUMN, Bank Swasta Nasional, Bank Pembangunan Daerah, serta Lembaga Keuangan Non-Bank), rerata hasil evaluasi menunjukkan tingkat kepuasan yang sangat tinggi terhadap kompetensi mahasiswa Sarjana Terapan Perbankan.
| No | Aspek Kompetensi | Rerata Nilai | Kategori |
| 1 | Negosiasi Bisnis | 92,81 | A |
| 2 | Branding | 94,29 | A |
| 3 | Penilaian | 94,24 | A |
| 4 | Decision Making | 93,90 | A |
| 5 | Operasional Bank/Jasa Keuangan | 94,52 | A |
| 6 | Manajemen Proyek | 94,10 | A |
| 7 | Studi Kasus Bidang Keuangan | 93,33 | A |
| 8 | Produk dan Jasa Keuangan | 95,00 | A |
| 9 | Analisis Data | 94,76 | A |
| Rerata Total | 94,13 | ||
| Rentang Skor | Kategori |
| 90 – 100 | A |
| 85 – 89,9 | A- |
| 80 – 84,9 | A/B |
| 75 – 79,9 | B+ |
| 70 – 74,9 | B |
| 65 – 69,9 | B- |
| 60 – 64,9 | B/C |
| 55 – 59,9 | C+ |
| 50 – 54,9 | C |
| 40 – 44,9 | C/D |
| 35 – 39,9 | D+ |
| 30 – 34,9 | D |
Catatan Evaluasi dan Relevansi Vokasi
- Sisi Keunggulan: Aspek Produk dan Jasa Keuangan mendapat nilai tertinggi (95,00), disusul Analisis Data (94,76) dan Operasional Bank/Jasa Keuangan (94,52). Ini menunjukkan mahasiswa memahami portofolio produk, mampu menganalisis data, dan siap menangani operasional harian. Aspek Branding (94,29) juga dinilai baik, yang menandakan mahasiswa mampu menjadi representasi positif institusi mitra.
