Yogyakarta, 27 Februari 2026 – Universitas Gadjah Mada kembali memperkuat kolaborasi strategis bersama Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) melalui Seremoni Implementasi Kerja Sama yang diselenggarakan di Gelanggang Inovasi dan Kreativitas UGM. Dalam momentum tersebut, Departemen Ekonomika dan Bisnis (DEB) Sekolah Vokasi UGM menjadi salah satu penerima manfaat utama melalui dukungan sarana pembelajaran berupa 60 unit komputer.
Bagi DEB Sekolah Vokasi UGM, dukungan ini merupakan langkah konkret dalam meningkatkan kualitas proses pembelajaran berbasis praktik dan teknologi. Tambahan fasilitas komputer akan memperkuat laboratorium pembelajaran, mendukung peningkatan kompetensi mahasiswa di bidang ekonomi terapan, akuntansi, keuangan, dan manajemen bisnis, serta menunjang penguatan literasi keuangan yang menjadi fokus bersama UGM dan LPS.
Selain bantuan fasilitas, kerja sama ini juga mencakup penyerahan Beasiswa Utama LPS Angkatan ke-3 kepada 15 mahasiswa UGM dan program magang bagi 10 mahasiswa UGM di LPS. Kesempatan tersebut membuka ruang pembelajaran langsung di industri bagi mahasi
swa, termasuk mahasiswa dari rumpun ekonomi dan bisnis vokasi, untuk memahami praktik tata kelola dan penjaminan sistem keuangan nasional secara nyata.
Wakil Rektor Bidang Penelitian, Pengembangan Usaha, dan Kerja Sama UGM, Dr. Danang Sri Hadmoko, menyampaikan apresiasi atas kontribusi LPS yang konsisten mendukung pendidikan tinggi melalui beasiswa, program magang, serta penguatan fasilitas pembelajaran. Sinergi ini dinilai sejalan dengan upaya UGM dalam memperkuat ekosistem riset dan pengembangan talenta yang relevan dengan kebutuhan industri dan masyarakat.
Ketua Dewan Komisioner LPS, Prof. Anggito Abimanyu, M.Sc., menegaskan bahwa kemitraan dengan perguruan tinggi, termasuk UGM, merupakan bagian dari strategi jangka panjang LPS dalam memperluas literasi keuangan, memperkuat kapasitas sumber daya manusia, serta membangun ekosistem keuangan yang sehat dan berkelanjutan. Selain program mahasiswa, LPS juga membuka peluang kolaborasi yang lebih luas, termasuk magang dosen dan edukasi publik melalui berbagai inisiatif literasi.
Bagi Departemen Ekonomika dan Bisnis Sekolah Vokasi UGM, implementasi kerja sama ini bukan hanya simbolis, melainkan langkah nyata dalam memperkuat kualitas pendidikan vokasi yang adaptif, aplikatif, dan berorientasi pada kebutuhan dunia kerja. Dukungan LPS diharapkan semakin memperkokoh peran DEB SV UGM dalam mencetak lulusan unggul, profesional, dan siap berkontribusi bagi pembangunan ekonomi Indonesia. [Red. Admin]


