Oleh : Dyah Karuna Prajna Sari¹, Falihatul Fa-Iqoh², Radin Akmal Indrajaya³, Syifa Rizkia De Putri Randi⁴
1234Program Studi Akuntansi Sektor Publik, Departemen Ekonomika dan Bisnis,
Sekolah Vokasi, Universitas Gadjah Mada
Beberapa tahun terakhir, kafe sudah menjadi “rumah kedua” bagi para remaja dan kalangan Gen Z. Dari pagi hingga pagi lagi, banyak dari mereka melakukan aktivitas seperti mengerjakan tugas, rapat, atau hanya sekedar nongki cantik saja. Disetiap sudut wilayah DIY sudah puluhan hingga ratusan kafe yang berdiri dengan konsep menariknya masing-masing. Menurut data Komunitas Kopi Indonesia, kedai kopi di wilayah DIY tersebar luas dengan jumlah sekitar 3.000 kedai. (Rijal, 2024) Kawasan seperti Condongcatur dan Caturtunggal menjadi pusat persebaran kafe yang cukup banyak. Mengingat daerah tersebut dipenuhi dengan mahasiswa dan pekerja muda. Maka dari itu, tren “ngopi” dan “jajan” di kalangan Gen Z telah merubah Yogyakarta menjadi surganya para pecinta kuliner.

Yogyakarta — Inovasi dalam pengembangan media pembelajaran menjadi salah satu upaya penting dalam menciptakan proses belajar yang efektif, kontekstual, dan relevan dengan perkembangan zaman. Menyadari hal tersebut, sekelompok mahasiswa berhasil mengembangkan sebuah media pembelajaran kreatif berbentuk board game edukatif bernama Snake ‘n Facts, yang mengangkat tema Pasar Beringharjo sebagai ikon budaya dan pusat aktivitas ekonomi tradisional di Daerah Istimewa Yogyakarta.

YOGYAKARTA – Empat mahasiswa Program Studi Pembangunan Ekonomi Kewilayahan Universitas Gadjah Mada, yakni Sulthon Faizi, Muhammad Rizal Rivaldy, Ardilla Avi Prasetya, dan Wulan Ely Khasanah, menyelenggarakan kegiatan pembelajaran lapangan bertajuk Beringharjo Education Trip sebagai bagian dari mata kuliah Praktikum Bisnis Digital yang dibimbing oleh Fani Pramuditya, S.E., M.B.A. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 6 Desember 2025, dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dan diikuti oleh kurang lebih 13 peserta. Pasar Beringharjo menjadi lokasi pelaksanaan karena merupakan pusat perdagangan batik serta ruang budaya yang menjadi denyut ekonomi masyarakat Yogyakarta.
YOGYAKARTA – Empat mahasiswa Program Studi Pembangunan Ekonomi Kewilayahan Universitas Gadjah Mada, yakni Sulthon Faizi, Muhammad Rizal Rivaldy, Ardilla Avi Prasetya, dan Wulan Ely Khasanah, menyelenggarakan kegiatan pembelajaran lapangan bertajuk Beringharjo Education Trip sebagai bagian dari mata kuliah Praktikum Bisnis Digital yang dibimbing oleh Fani Pramuditya, S.E., M.B.A. Kegiatan ini berlangsung pada Sabtu, 6 Desember 2025, dimulai pukul 09.00 WIB hingga selesai, dan diikuti oleh kurang lebih 13 peserta. Pasar Beringharjo menjadi lokasi pelaksanaan karena merupakan pusat perdagangan batik serta ruang budaya yang menjadi denyut ekonomi masyarakat Yogyakarta.
YOGYAKARTA – Pasar Beringharjo selalu punya cara untuk memikat siapa saja untuk melangkah ke dalamnya. Di balik hiruk-pikuk aktivitas tawar-menawar di lorong-lorongnya, tersimpan ragam kuliner khas yang belum banyak disorot pengunjung. Pada tanggal 6 Desember 2025, tim PASARASA melakukan sebuah perjalanan bukan sekadar untuk mengenyangkan perut, melainkan untuk mengungkap cerita dibalik hidangan-hidangan legendaris yang tersembunyi di sudut-sudut Pasar Beringharjo.

Pada tanggal 29 November 2025, kegiatan Beringharjo Resik sukses dilaksanakan dengan tujuan utama untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya kepedulian terhadap lingkungan, khususnya permasalahan sampah yang semakin mengkhawatirkan di Kota Yogyakarta. Kegiatan ini juga menjadi langkah konkret untuk mengatasi tumpukan sampah yang semakin sulit diatasi, terutama dengan kondisi beberapa Tempat Pembuangan Akhir (TPA) yang tidak lagi menerima sampah akibat kapasitas yang penuh. Salah satu aspek yang membuat kegiatan ini lebih bermakna adalah adanya kerja sama yang solid antara berbagai pihak, termasuk Dinas Kebersihan Kota Yogyakarta yang mendukung penuh pelaksanaan kegiatan ini. Kolaborasi dengan Dinas Kebersihan ini menunjukkan komitmen bersama untuk menciptakan kota yang lebih bersih, sehat, dan ramah lingkungan.

